Sponsored Content

Desa Baturiti menuju Desa Wisata Sigap & Aman Bencana melalui Early Warning System berbasis Digital

Desa Baturiti menuju Desa Wisata Sigap dan Aman Bencana melalui Early Warning System berbasis Aplikasi Digital

Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Desa Baturiti menuju Desa Wisata Sigap dan Aman Bencana melalui Early Warning System berbasis Aplikasi Digital 

TRIBUN-BALI.COM - Desa Baturiti merupakan salah satu Desa di Kecamatan Kerambitan yang berperan besar dalam kemajuan pariwisata di Tabanan bahkan Pulau Bali.

Secara historis, Desa Baturiti merupakan salah satu pioneer pariwisata yang turut andil dalam membesarkan nama Bali di mata Internasional melalui keberadaan Puri Anyar Kerambitan.

Seiring berjalannya waktu, pemerintah Desa terus mengembangkan pariwisata desa melalui pembentukan Pokdarwis Baturiti Bersemi yang didirikan pada tahun 2019 dengan ketua kelompok yaitu I Wayan Sugiarta, SE.

Pokdarwis secara aktif mengelola, mengembangkan, mempromosikan DTW yang sudah ada sampai dengan menggali potensi-potensi alam maupun kearifan lokal sebagai DTW baru.

Sebagian besar DTW yang ada di Desa Baturiti didominasi oleh wisata alam yang memiliki kontur berbukit-bukit yang juga dilintasi oleh aliran Sungai Yeh Ho. Namun sejauh ini perencanaan dan pelaksanaan kegiatan khususnya kegiatan kepariwisataan masih berpusat pada branding dan pemasaran DTW dan belum banyak mengakomodir aspek pelayanan pariwisata terutama jaminan rasa aman dan nyaman wisatawan dari bencana.

Selain konturnya yang berbukit, tingginya curah hujan di Desa Baturiti semakin menambah resiko bencana yang mengakibatkan beberapa wilayah di Desa Baturiti termasuk kedalam daerah rawan bencana terutama banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrim.

Hal ini melatarbelakangi tim pengabdian masyarakat dari Universitas Mahasaraswati Denpasar melakukan pendampingan untuk mewujudkan Desa Baturiti sebagai Desa Wisata Sigap dan Aman Bencana melalui Early Warning System berbasis Aplikasi Digital.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Universitas Mahasaraswati Denpasar ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang terlaksana dengan hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbud Ristek tahun 2022.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dari Universitas Mahasaraswati Denpasar yang diketuai oleh Dr. Eng. I Gde Yudha Partama, S.Si., M.Si., dengan anggota I Dewa Gede Agung Pandawana, S.Kom., M.Si. dan Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd., dengan melibatkan 5 orang mahasiswa.

Pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini menggunakan pendekatan Transfer Knowledge melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, Technology Transfer (TT) melalui kegiatan participatory mapping, dan Difusi Ipteks melalui pembuatan EWS dan WebGIS berbasis aplikasi digital.

Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat ini sekaligus sebagai luaran untuk keberdayaan mitra adalah

  1. Peningkatan pengetahuan Pokdarwis terkait daerah dan lokasi rawan bencana, zona aman, jalur evakuasi, dan lokasi tempat pengungsian,
  2. Peningkatan kemampuan anggota Pokdarwis dan pelaku wisata dalam memanfaatkan fitur EWS kebencanaan yang ada di aplikasi Safe SIGADis,
  3. Peningkatan keterampilan anggota mitra dalam penanganan kebencanaan dalam rangka mencetak SDM Pokdarwis yang sigap bencana,
  4. Peningkatan rasa aman dan nyaman wisatawan, pelaku wisata, dan pokdarwis ketika melakukan aktivitas wisata di desa Baturiti.

Dalam kegiatan pelatihan yang diadakan, dihadirkan juga narasumber I Putu Dedy Rimbawan, S.Si., MAP dari PMI Provinsi Bali terkait Pelatihan tentang Desa Wisata Sigap dan Aman Bencana dilanjutkan pemateri berikutnya oleh I Dewa Gede Agung Pandawana, S.Kom., M.Si. terkait Pelatihan dan Pemanfaatan Aplikasi Kebencanaan Early Warning System SIGADis (EWS SIGADis) kepada peserta terutamanya anggota Pokdarwis yang akan menjadi pengelola pada aplikasi Early Warning System SIGADis.

Untuk memaksimalkan kegiatan pengabdian juga dilakukan penyerahan dan pemasangan fasilitas penunjang kebencanaan seperti palang informasi kebencanaan, peralatan pertolongan kebencanaan, dan buku saku wisata desa aman bencana pada DTW yang rawan bencana. Dalam kesempatan yang sama Bapak Perbekel Desa Baturiti, I Made Suryana, SE juga menyambut baik dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Universitas Mahasaraswati Denpasar serta berharap kegiatan pendampingan ini dapat mengakselerasi terwujudnya Desa Baturiti sebagai desa tangguh bencana sehingga dapat menambah pelayanan pariwisata terutama jaminan rasa aman dan nyaman wisatawan dari potensi bencana selama berkunjung di desa Baturiti.

Penulis: Dr. Eng. I Gde Yudha Partama, S.Si., M.Si., I Dewa Gede Agung Pandawana, S.Kom., M.Si. dan Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved