AC Milan

Kabar Soal Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan, Diprediksi Bakal Genjot Pendapatan Kedua Klub

Dokumen tersebut terungkap ketika dipresentasikan kepada dewan lokal termasuk laporan studi kelayakan proyek pembangunan arena baru di San Siro, Kota

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ady Sucipto
Miguel MEDINA / AFP
Fans AC Milan beraksi pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Atalanta di stadion San Siro 15 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, ITALIA – Menurut laporan terkini, AC Milan dan Inter Milan menargetkan pendapatannya sebesar 120,4 juta euro per musim dari stadion baru, dan rencana untuk memulai konstruksi akan dimulai pada Januari 2024 dan akan resmi digunakan pada September 2027.

Dokumen tersebut terungkap ketika dipresentasikan kepada dewan lokal termasuk laporan studi kelayakan proyek pembangunan arena baru di San Siro, Kota Milan.

Melansir dari laman Calcio e Finanza via Football Italia, Rabu 21 September 2022 melaporkan, bahwa mereka telah mengetahui dokumen dan memperoleh informasi lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan proyek stadion baru.

Baca juga: AC Milan Bisa Selamatkan Karir Marco Asensio Usai Poles Brahim Diaz dan Theo Hernandez dari Madrid

Baca juga: Tanpa Rafael Leao, AC Milan Tertunduk Oleh Napoli Dikandangnya Sendiri

Baca juga: Pil Pahit di San Siro, Ini Respon & Kekecewaan Pioli Setelah AC Milan vs Napoli Kalah Lewat Skor 1-2

Baik AC Milan dan Inter Milan berharap waktu pengerjaan akan di mulai per 1 Januari 2024 dan dijadwalkan akan memakan waktu selama 80 bulan untuk membangun seluruh infrastruktur, area olahraga, bermain, dan termasuk pembangunan taman di sekitarnya.

Proyek pembangunan stadio baru tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap, yang pertama membangun stadion baru yang target pengerjaannya akan selesai hingga 12 September 2027.

Tahap kedua adalah pembongkaran Stadion Giuseppe Meazza saat ini, dan area ini akan dibangun sebagai tempat parkir bawah tanah, pertokoan, restoran, pusat olahraga, dan museum olahraga.

Tahap kedua akan berlangsung mulai September 2027 hingga Juli 2030.

Dalam studi kelayakan pembangunan tersebut juga mencatat, bahwa klub berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan senilai 120,4 juta euro per musim dari stadion baru.

Sementara dari aktivitas stadion, seperti hak penamaan, bisnis restoran, sponsor, merchandise, parkir, hingga acara perusahaan, berpotensi menghasilkan 80,1 juta euro.

Ini belum termasuk pendapatkan pertandingan dari penjualan tiket.

Sedangkan potensi meraup uang tambahan senilai 40,28 juta euro berasal dari area baru di dekat stadion seperti kantor, pusat konvensi, komplek rekreasi dan hiburan, namun hal itu baru akan tersedia hingga selesainya pembangunan tahap kedua pada 2030.

Sebagai perbandingan, di musim  sebelum pandemi berlangsung pada 2018/2019, AC Milan dan Inter Milan menghasilkan total pendapatan senilai 12,3 juta euro dari museum, tur stadion, acara, dan Sponsor. (Ady/Tribun Bali)

>>> Baca berita terkait lainnya <<< 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved