Breaking News:

Berita Bali

Semua Pasar di Badung Di Tera Ulang, Diskop UMK Badung Akan Buka Layanan Tertib Ukur

Guna menghindari kecurangan, semua pasar di Badung rencananya akan di tera ulang, Diskop UMK Badung akan buka layanan tertib ukur.

Istimewa
Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, I Made Widiana - Guna menghindari kecurangan, semua pasar di Badung rencananya akan di tera ulang, Diskop UMK Badung akan buka layanan tertib ukur. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Guna menghindari kecurangan yang terjadi di pasar- pasar yang ada di Kabupaten Badung, pemerintah setempat akan melakukan tera ulang semua pasar yang ada di Gumi Keris. Hal itu dilakukan untuk  mewujudkan daerah tertib ukur.

Tidak hanya itu, setelah dilakukan tera ulang pemerintah setempat melalui Dinas Koperasi (Diskop) UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung juga membuka layanan Pasar Tertib Ukur.

"Untuk layanan pasar tertib ukur ini, rencananya, akan kita ditempatkan di setiap pasar tradisional di Badung. Sehingga kita harapkan tidak ada kecurangan," ujar Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, I Made Widiana saat ditemui Jumat 23 September 2022.

Kendati demikian, pertama layanan tertib ukur pun sudah diterapkan di Pasar Tradisional Sibanggede, Abiansemal, Badung. Layanan itu disebut merupakan salah satu cara mewujudkan Kabupaten Badung menuju daerah tertib ukur.

"Jadi masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional dapat mengukur atau menimbang kembali belajaannya untuk memastikan apakah sudah sesuai. Maka dari itu masyarakat tidak bisa dibohongi," ungkapnya.

Menurutnya, layanan Pasar Tertib Ukur akan sangat bermanfaat bagi masyarakat agar terhindar dari kecurangan para pedagang. Terlebih, saat terjadi kenaikan harga barang yang berpotensi dilakukan manipulasi alat ukur.

"Layanan ini sudah ada pilot projectnya di Pasar Sibanggede, tentunya nanti akan dibuka di setiap pasar tradisional di Badung. Layanan ini akan ditempatkan di pintu keluar pasar," sambung Widiana lagi.

Baca juga: Paris Front Row 2022 Libatkan Produk Indonesia Dukung Model dan Desainer di Kancah Internasional

Kendati demikian sejauh ini belum ditemukan adanya laporan kecurangan akibat permainan timbangan atau tera. Namun pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi.

"Jadi kedapatan curang,  kita akan menindak tegas para pedagang apabila terbukti melakukan kecurangan dengan mempermainkan alat ukur," jelasnya

Dijelaskan, nanti barang bawaan masyarakat akan ditimbang ulang, kalau timbangan barang yang dibeli tidak sesuai akan ditelusuri dimana membeli. Sehingga jika terbukti berbuat curang akan dikenakan sanksi hukum.

Made Widiana mempertegas sebelum menerapkan layanan Pasar Tertib Ukur, pihaknya akan melakukan tera ulang selurun alat ukur yang digunakan oleh para pedagang di Badung. Nanti setelah diterapkan tidak ada lagi alasan timbangan rusak, karena sudah ditera ulang secara berkala.

Lebih jauh widiana mengakui, Diskop UKM dan Perdagangan telah memiliki aplikasi yang mempermudah masyarakat untuk mengajukan permohonan tera ulang terhadap alat ukur yang digunakan melalui situs indahnyaterangulan.badungkab.go.id.

"Tera ulang itu wajib dilakukan setiap tahun, dan apabila menganti alat tera ulang. Seperti SPBU kan mengganti nosel nah itu wajib ditera ulang dulu," ucapnya.

Pihaknya pun mengajak semua pemilik Alat Ukur, Takar dan Timbang (UTTP) di Kabupaten Badung yaitu pemilik  timbangan semua jenis, pemilik takaran kering dan basah, pemilik pompa ukur BBM, pemilik ukuran panjang, pemilik taksi, pemilik bejana ukur, distributor meter air, distributor meter listrik, pengguna meter air untuk Air Bawah Tanah (ABT), pengguna meter gas industri dan pemilik UTTP lainnya untuk memastikan UTTP miliknya telah ditera atau di tera ulang.

"Kami mengajak semua yang masyarakat atau perusahaan yang memiliki tera agar melaporkan ke kita untuk dilakukan tera ulang. Sehingga tidak menyalahi aturan jika ditemukan saat sidak," ajaknya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved