Berita Badung

Kabar Baik, Pasar Hewan Beringkit Paling Lambat akan di Buka Minggu Depan

Para peternak sapi di Bali kini bisa bernafas lega. Pasalnya pasar hewan akan segera di buka salah satunya pasar hewan Beringkit.

TB/Istimewa
Direktur Utama Perumda Pasar MGS I Made Sukantra 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Para peternak sapi di Bali kini bisa bernafas lega. Pasalnya pasar hewan akan segera di buka salah satunya pasar hewan Beringkit.

Pembukaan pasar hewan tersebut, pun setelah keluarnya surat Nomor 105/SatgasPMK/IX/2022 tentang Pembukaan Kembali Pasar Hewan, Minggu, 25 September 2022.

Surat yang dikeluarkan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Satgas Penanganan PMK Provinsi Bali pun pada intinya memperbolehkan pembukaan kembali pasar hewan.

Direktur Utama Perumda Pasar Mangu Giri Sedana (MGS) I Made Sukantra yang dikonfirmasi Minggu 25 September 2022 mengakui sudah menerima surat resmi terkait pembukaan pasar hewan tersebut.

Hanya saja pembukaan itu, kembali dilimpahkan ke daerah masing- masing.

"Kita sudah menerima informasi itu tadi. Bahkan saya sendiri sudah melaporkan ke Satgas PMK Badung dalam hal ini Bapak Sekda," jelasnya.

Kendti demikian, pihaknya tidak bisa mengambil kebijakan secara langsung. Namun akan melakukan rapat pada Selasa 27 September 2022 memdatang.

"Arahan satgas kabupaten, kita akan melakukan rapat, Selasa mendatang. Jadi saat itu ada kepastian kapan akan di buka pasar hewan beringkit," jelasnya.

Diakui jika melihat jadwal pembukaan pasar hewan yakni pada Rabu dan Minggu, maka pihaknya mengaku siap untuk membuka Rabu atau setelah hasil rapat keluar.

Namun tidak menutup kemungkinan paling lambat batas waktu pasar akan di buka minggu depan.

"Kalau misalkan kita belum siap, iya paling lambat buka minggu depan. Namun jika dilihat secara pasti kami sudah siap buka. Hanya saja perlu dilakukan sosialisasi dengan para peternak," jelasnya.

Lebih lanjut Sukantra mengakui, jika beberapa peternak sapi sudah diberitahu bahwa pasar hewan sudah bisa di buka. Hanya saja masih menunggu hasil rapat pada Selasa mendatang.

"Pada intinya kami akan buka, rapat yang dilaksanakan untuk menyingkronkan kebijakan provinsi dan kabupaten. Sehingga kita akan rapat dengan Satgas PMK Badung dan stekolder terkait," imbuhnya (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved