Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Sehari Dua Kebakaran Terjadi di Denpasar, Gudang dan Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran pertama menimpa rumah di Desa Pemecutan Kaja dan kebakaran kedua menimpa gudang dan bangunan lainnya di Padang Sambian

Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali
Sebuah Gudang di Jl. pura banyukuning I, Padang Sambian, Denpasar Barat Ludes terbakar pada Sabtu, 24 September 2022 - Sehari Dua Kebakaran Terjadi di Denpasar, Gudang dan Rumah Ludes Terbakar Kebakaran ini terjadi pukul 09.30 WITA dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WITA. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dalam waktu sehari terjadi dua kali kebakaran di Kota Denpasar, Bali, Sabtu 24 September 2022.

Kebakaran pertama menimpa rumah di Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, pukul 02.00 Wita.

Dan kebakaran kedua menimpa gudang dan bangunan lainnya di Jalan Pura Banyukuning I Padang Sambian, Denpasar Barat, pukul 09.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa nahas tersebut, namun kerugian materi diperkirakan ratusan juta rupiah.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Tujuh Bangunan di Padangsambian Denpasar, Butuh Tiga Jam Padamkan Api

Penyebab kebakaran di dua lokasi tersebut diduga karena hubungan arus pendek (korsleting) listrik.

Kebakaran gudang kayu dan komplek bangunan sekompleknya yang digunakan untuk menjual beli alat elektronik bekas di Jalan Pura Banyukuning terjadi pukul 09.30 Wita dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita.

Dalam keterangan resmi Polresta Denpasar, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik.

Saat kejadian, Jalalludin (48) sedang bekerja membersihkan rongsokan dan ia mendengar orang berteriak.

Sontak ia keluar dan mendapati gudang sudah terbakar dengan api yang besar.

Ia pun langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, ada 7 bangunan yang dilalap si jago merah.

“Terdapat 7 bangunan yakni warung milik Mutmainnah (36), Agus Alaiyal Ma ali (38), Yohadi gudang meubel, Haris Ramadan gudang elektronik, Bambang gudang kaca, Erik gudang kayu dan Sukarelawan gudang kayu,” jelasnya.

Pemilik kontrakan pergudangan tersebut bernama Aris Ramadan (23) yang juga tinggal di lokasi mengaku, awalnya ia sedang tidur dan dibangunkan oleh istrinya.

Ia lalu merasakan hawa panas setelah bangun.

“Saksi merasakan hawa panas, selanjutnya saksi keluar dan melihat gumpalan asap di gudang kayu sebelah rumah saksi dan api besar membakar gudang kayu,” jelas Sukadi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved