MotoGP
Enea Bastianini Dirasa Ganggu Bagnaia, Enea: Mungkin Ada Pesan, Tapi Tidak Ke Saya
Bagaimana tidak, keduanya merupakan pembalap dari motor Ducati, Enea dipastikan tahun depan akan menjadi rekan setim Francesco Bagnaia.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kabar MotoGP hari ini, Enea Bastianini tampil ngotot saat meladeni Francesco Bagnaia di MotoGP Jepang kemarin siang.
Pembalap dari Gresini Racing itu beradu balap dengan tim dari Ducati Lenovo hingga membuat petinggi Ducati geram dengan ulah Enea Bastianini.
Bagaimana tidak, keduanya merupakan pembalap dari motor Ducati, Enea dipastikan tahun depan akan menjadi rekan setim Francesco Bagnaia.
Namun duel sengit antara mereka musim ini, tidak hanya terjadi di MotoGP Jepang namun dibeberapa race lainnya.
Baca juga: Aleix Espargaro Keluhkan Motornya Saat MotoGP Jepang, Kembali Ke Paddock Hingga Harus Ganti Motor
Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini kembali terlibat pada balapan MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Jepang, Minggu 25 September 2022.
Namun, mereka kali ini tidak bersaing untuk posisi kemenangan seperti ketika dua balapan sebelumnya yaitu MotoGP San Marino dan MotoGP Aragon.
Pertarungan keduanya terjadi di baris belakang setelah keduanya sama-sama mendapatkan posisi start yang tak ideal.
Mereka sama-sama berambisi untuk menembus posisi 10 besar.
Calon rekan setim di Ducati Lenovo itu melakukan aksi salip-menyalip yang cukup intens.
Atmosfer tegang terlihat di garasi tim Ducati.
Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, menunjukan raut tidak senang ketika Bastianini menyalip Bagnaia.
Bagnaia menjadi ujung tombak Ducati dalam perburuan gelar juara sehingga meminimalkan kerugian akibat kualifikasi yang buruk menjadi target mereka.
“Ya. Targetnya sudah jelas,” kata Tardozzi mengkonfirmasi bahwa target Bagnaia sebenarnya sederhana yaitu finis di depan Quartararo, dikutip dari Crash.net.
Fakta bahwa gelar juara yang dipertaruhkan, manuver Bastianini dianggap tidak perlu karena menghambat laju Bagnaia dan dirinya sendiri.
Tardozzi pun tertangkap kamera sempat menghampiri kru Gresini.
Sekadar informasi, reaksi dari petinggi Ducati terhadap upaya Bastianini mengalahkan Bagnaia pada dua balapan terakhir juga tidak benar-benar positif.
Kekesalan Ducati barangkali makin meninggi karena Bagnaia gagal finis setelah terjatuh di posisi kesembilan pada lap terakhir.
Posisi Bagnaia jatuh ke tangan Bastianini yang berada tidak jauh di belakangnya.
Mengenai Bagnaia, Bastianini membela diri.
Dia mengatakan tidak ada kesalahan dalam duelnya dengan murid Valentino Rossi itu.
Baca juga: MotoGP Jepang, Francesco Bagnaia Crash, Fabio Quartararo Tetap Di Puncak Klasemen Musim Ini
“Ketika saya kehilangan posisi dari Pecco, saya tidak melakukan kesalahan apapun,” kata Bastianini, dilansir dari Paddock-GP.
“Mungkin ada pesan di pit tetapi tidak ada pesan yang disampaikan kepada saya.”
Bastianini menambahkan bahwa tidak mudah menyalip Bagnaia.
Baca juga: Pembalap MotoGP Dari Tim Pramac Racing Mulai Tampil Garang, Dua Pembalapnya Tampil Ngotot
“Tidak mudah untuk melewati Pecco, ia mengerem sangat keras dan di bagian terakhir lomba, performa ban sedikit menurun dan tidak banyak yang bisa dilakukan,” tuturnya.
“Sangat disayangkan bahwa kami memulai lomba dengan begitu jauh di belakang,” ujar Bastianini.
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul MotoGP Jepang 2022 – Pembelaan Bastianini Usai Bikin Bos Ducati Gregetan Lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Enea-Bagnaia.jpg)