Berita Badung

Geber Lantas di SMPN 6 Mengwitani, Kapolres Badung Harap Siswa Paham Peraturan Lalulintas

Laksanakan Geber lantas di SMPN 6 Mengwitani, Kapolres Badung Harapkan Siswa Paham Peraturan Lalulintas Agar Tidak Melanggar

Tribun Bali/Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K, S.H, M.H saat memberikan bantuan seragam pada siswa di SMPN 6 Mengwitani pada Kamis 29 September 2022 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Badung kembali melaksanakan Geber Lantas (Gerakan Berbagi Lalulintas) yang berlokasi di SMPN 6 Mengwitani pada Kamis 29 September 2022. Kegiatan gerakan berbagi itu bertujuan untuk membantu siswa yang kurang mampu dengan memberikan bantuan seragam, Sepatu, Tas dan juga perlengkapan lainnya.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K, S.H, M.H mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan siswa yang kurang mampu agar bantuan tepat sasaran. Maka dari itu ada sebanyak 50 Siswa dan Siswi di SMPN 6 Mengwitani diberikan bantuan.

Laksanakan Geber lantas di SMPN 6 Mengwitani, Kapolres Badung Harapkan Siswa Paham Peraturan Lalulintas Agar Tidak Melanggar

"Sebenarnya ini bukan kegiatan yang pertama. Jadi kegiatan ini tujuannya untuk membantu siswa yang kurang mampu. Sehingga mereka bisa melanjutkan sekolah sesuai dengan harapan orang tuanya," jelas Kapolres.

Diakui ada beberapa bantuan yang diberikan seperti seragam sekolah, berupa sepatu, pakaian putih biru, tas dan helm. Pemberian helm dilakukan untuk keselamatan mereka berlalulintas.

"Jadi untuk siswa yang mempunyai motor, kami harap tidak membawa motor ke sekolah karena melanggar aturan. Sebaiknya bersekolah di bonceng oleh orang tua," imbuanya.

Diakui ada 50 siswa yang diberikan bantuan, seperti seragam, sepatu fan yang lainnya itu. Diharapkan bantuan itu bisa meringankan bebabn orang tua siswa yang kurang mampu.

"Mereka kan generasi muda yang masih harus berkembang dan perlu kita tanamkan agar mereka bisa mengabadikan dirinya demi bangsa dan Negara," tegasnya.

Selain memberikan perlengkapan sekolah, pendidikan lalulintas juga rutin dilakukan dengan pengenalan rambu-rambu lalulintas dan menghimbau agar siswa tertib berlalulintas. Termasuk melarang pelajar mengendarai kendaraan marena belim cukup umur.

"Jadi pihak sekolah juga sudah mendukung acara ini, nanti kita akan lakukan berlanjut untuk membantu dan memperkenalkan kepada siswa terkait peraturan lalulintas yang ada," jelasnya.

Diakui pendidikan berlalulintas juga oenting, meski di kabulaten Badung tidak ada kasus lakalantas di bawah umur sampai meregang nyawa. Hanya saja untuk siswa yang melanggar akan tetap diberikan edukasi dan diserahkan kepada orang tua masing-masing.

"Namun jika membandel atau tidak menghiraukan edukasi, kita akan tindak juga. Namun bimbimngan orang tua juga sangat penting dalam penegakan disiplin berlalulintas," imbuhnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved