Berita Bali

Kemampuan Rescuer Pencarian Bawah Air Diharapkan Meningkat Usai Pelatihan Scuba Diving Open Water

Kemampuan Rescuer Pada Pencarian Bawah Air Diharapkan Meningkat Usai Pelatihan Scuba Diving Open Water

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Basarnas Bali secara resmi menutup kegiatan peningkatan kompetensi scuba diving open water yang telah dilaksanakan selama tiga hari. 

TRIBUN BALI.COM, KARANGASEM - Basarnas Bali secara resmi menutup kegiatan peningkatan kompetensi scuba diving open water yang telah dilaksanakan selama tiga hari.

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pencarian bawah air kepada Rescuer Basarnas Bali ini bekerja sama dengan PT. Gandamayu Blue Water sebagai penyedia jasa pelatihan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar ( Basarnas Bali), Gede Darmada, mengungkapkan bahwa pelatihan peningkatan kompetensi scuba diving ini sangat memberikan manfaat yang besar khsusnya kepada tenaga penolong (rescuer) Basarnas Bali.

"Melihat dari data operasi SAR tahun 2022 selama delapan bulan terakhir, penanganan masih didominasi kecelakaan di perairan. untuk itu perlu ditingkatkan pelatihan basic penyelaman" ujar Gede Darmada dalam keterangannya, Sabtu 1 Oktober 2022.

Basarnas Bali secara resmi menutup kegiatan peningkatan kompetensi scuba diving open water yang telah dilaksanakan selama tiga hari.
Basarnas Bali secara resmi menutup kegiatan peningkatan kompetensi scuba diving open water yang telah dilaksanakan selama tiga hari. ((Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin))

Ia menjelaskan, latihan open water ini merupakan latihan tingkat awal bagi seorang penyelam.

Peserta pelatihan diperkenalkan cara memilih dan memelihara peralatan selam, mempelajari tekanan di bawah air, beradaptasi dengan peralatan serta menghadapi keadaan darurat.

Untuk level ini penyelam hanya boleh menyelam hingga kedalaman 18 meter.

"Meskipun beberapa personel kami telah memiliki kemampuan hingga level advance, dengan dilaksanakannya pelatihan open water ini diharapkan lebih banyak lagi personel yang memiliki kemampuan selam dan siap dikerahkan saat operasi SAR,” imbuh Darmada.

Menurut Darmada, pelatihan peningkatan kompetensi tidak sampai disini saja.

Pelatihan akan terus dilakukan secara bertahap dengan level kemampuan yang lebih tinggi.

"Dengan materi teori dan praktek yang diberikan oleh tenaga instruktur semoga semua peserta dapat mengaplikasikan di deman sebenarnya saat pelaksaan operasi SAR," katanya.

17 orang rescuer Basarnas mengikuti kegiatan ini selama tiga hari dan metode pembelajaran dilaksanakan secara blanded learning yang dilakukan secara penuh penyedia dan terdiri dari metode ceramah, demonstasi dan simulasi.

Kegiatan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 27 hingga 29 September 2022 bertempat di Pos SAR Karangasem dan Pantai Tulamben.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved