Berita Bali

Launching Buku Photo Hope and Freedom, Kupas Fenomena ODGJ di Bali, Kisah Air Mata di Pulau Surga

Buku Photo Hope and Freedom mengupas tentang fenomena ODGJ di Bali, Kisah Air Mata di Pulau Surga.

Tribun Bali/Adrian
Konferensi pers dan launching buku Photo Hope and Freedom, Kupas Fenomena ODGJ di Bali, Kisah Air Mata di Pulau Surga 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Buku photo berjudul Hope and Freedom karya penulis Nicky Hogan dan fotografer Rudi Waisnawa resmi dilaunching di Duta Orchid Garden, Tohpati, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, pada Sabtu 30 September 2022.

Sebagaimana disampaikan Rudi WAISNAWA Buku setebal 188 halaman full color berukuran 17x24 cenntimeter ini mengupas fenomena  Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ) di Pulau Bali.

“Tujuan Penerbitan dan penyebaran buku Hope and Freedom adalah, memberikan sedikit gambaran kepada masyarakat, mengenai kondisi ODGJ berat yang pernah atau masih terpasung di Pulau Bali yang ditangani dan dibantu pengobatannya secara gratis oleh Suryani Institute for Mental Health, buku ini bisa disorder melalui Tokopedia,” kata Rudi kepada Tribun Bali

Melalui penyebaran buku ini, Rudi berharap, rekaman berupa foto dan tulisan kisah ODGJ yang ada dalam bentuk buku ini dapat menggugah hati siapapun untuk terpanggil, untuk membantu saudara yang merngalami Gangguan Jiwa berat.

Fotografer yang malang melintang di pameran nasional dan internasional ini menambahkan, peluncuran buku ini juga bertujuan untuk memperingati World Mental Health Day tahun 2022 yang jatuh pada tgl 10 Oktober 2022. Buku ini untuk mendukung program Bali Bebas Pasung yang dicanangkan oleh Suryani Institute for Mental Health. 

“Kami menyadari segala upaya seperti pameran foto, seminar, penerbitan buku,t idak serta merta bisa menyembuhkan ODGJ dari penderitaannya, tetapi minimal sebagai penulis atau Fotografer, kami sudah berupaya ambil bagian dengan sungguh sungguh untuk menggugah perhatian masyarakat luas untuk lebih memberikan perhatian kepada masalah Gangguan Jiwa khususnya di Pulau Bali,” Ujarnya.

Baca juga: Dibuka Sekda Buleleng, Bedah Buku Anak-Anak Pandemi Karya Kambali Zutas Berlangsung Meriah

Sang penulis, Nicky Hogan menyampaikan, buku ini menjadi bukti, bahwa masih banyak mereka yang mengalami gangguan jiwa berat di Bali, belum mendapatkan penanganan layaknya sebagai manusia biasa.

“Kami percaya jika kita mau membantu memberikan uluran kasih kita, maka harapan untuk mereka bebas dari penderitaan yang dialami dapat kita wujudkan bersama, apa yang tidak mungkin, bisa menjadi mungkin jika Tuhan menghendaki,” paparnya.

Ia berharap besar pada partisipasi masyarakat untuk membeli buku ini karena seluruh hasil penjualan buku ini sepenuhnya dipergunakan untuk membantu ODGJ Berat yang termuat di dalam buku ini pada khususnya dan ODGJ di Bali pada umumnya.

“Buku photo ini juga diharapkan memberikan sedikit pemahaman kepada masyarakat luas bahwa Gangguan Jiwa bisa disembuhkan dengan metode yang tepat dan dilakukan oleh ahlinya. Memperlakukan ODGJ Berat dengan cara memasung, merantai dan mengunci mereka di dalam ruangan atau dengan cara cara yang tidak manusiawi lainnya bukanlah tindakan yang tepat,perlakuan itu hanya akan menambah penderitaan mereka,” jelas Nicky yang memiliki hobi lari marathon itu

Adapun semua foto dan cerita didalam buku ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari keluarga ODGJ yang bersangkutan dan dituangkan dalam surat pernyataan. 

Dibalik maraknya foto foto eksotisme keindahan pulau Bali yang tersohor di mancanegara, buku ini hadir mencoba mengabarkan realita lewat foto dan cerita, buku ini menyimpan kisah, cerita dan foto Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat ( ODGJ) yang pernah dan masih dipasung di Bali yang selama ini tidak banyak terungkap, sebuah kisah air mata di Pulau Surga. 

“Buku ini tidak dimaksudkan indah, buku ini juga tidak dimaksudkan untuk mencela, buku ini mencoba untuk membuka mata kita dan mengabarkan kembali bahwa pemasungan ODGJ Berat masih ada,’ ungkap Nicky yang pernah menjabat Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia periode 2015 – 2018 itu. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved