Tragedi Kanjuruhan

Paus Fransiskus dari Gereja Vatikan Roma Doakan Ratusan Korban Jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 125 orang tewas (jumlah masih terus diupdate) bukan saja memantik kepedihan publik di Tanah Air, namun juga

Editor: Ady Sucipto
AFP/TIZIANA FABI
(Ilustrasi) Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguannya di aula Paulus VI di Vatikan pada 1 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM –  Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 125 orang tewas (jumlah masih terus diupdate) bukan saja memantik kepedihan publik di Tanah Air, namun juga sejumlah pemain top dunia dan juga pemimpin Gereja Vatikan Roma, Paus Fransiskus.

Peristiwa tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Kabupaten Malang, Jawa Timur, terjadi pada 1 Oktober 2022 malam.

Tragedi Kanjuruhan itu terjadi setelah Arema FC kalah 2-3 melawan Persebaya Surabaya yang merupakan kekalahan perdana tuan rumah setelah 23 tahun.

Baca juga: Hilang Semangat Usai Tragedi Kanjuruhan, Bung Jebret Resmi Mundur dari Komentator Liga 1 2022-2023

Kemudian sejumlah suporter Arema yang tidak puas dengan hasil tersebut lalu turun ke lapangan setelah pertandingan berakhir.

Ribuan suporter tampak masuk ke lapangan sehingga berhadapan langsung dengan pihak keamanan.

Insiden bentrok pun tak terhindarkan hingga pihak kepolisian memutuskan untuk melepaskan gas air mata yang memantik kepanikan di tribun suporter.

Para suporter kemudian berusaha lari menyelamatkan diri masing-masing hingga terjadi penumpukan di pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Diduga, berjubelnya suporter ke titik sempit inilah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa setelah terhimpit, berdesakan dan terinjak-injak.

Dalam laporan awal dari Kepolisian Daerah Jawa Timur membeberkan terdapat 127 korban jiwa yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

Kemudian korban meninggal sempat diwartakan bertambah menjadi 129, sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Jadi Sejarah Kelam, PSSI Minta Maaf, Manajemen Arema FC Bentuk Posko Informasi

Namun, laporan paling baru pada Minggu 2 Oktober 2022 sekira pukul 21.00 WIB mengungkapkan bahwa korban jiwa di Tragedi Kanjuruhan menjadi 125 orang.

Peristiwa memilukan inipun kemudian menjadi sorotan dunia, salah satunya dari pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.

Lewat misa pada Minggu 2 Oktober 2022 kemarin, secara khusus Paus Fransiskus turut menyampaikan duka cita mendalamnya dan mendoakan bagi para korban meninggal pada tragedi sepak bola di Malang Indonesia dan korban badai di Florida, Amerika Serikat.

“Saya berdoa untuk mereka yang kehilangan nyawa dan yang terluka setelah insiden yang terjadi selama pertandingan sepak bola di Malang, Indonesia,” kata Paus Fransiskus dikutip Tribun Bali via laman Vatican News, Senin 3 Oktober 2022.        

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved