Liga 1

Ini Jawaban Kaesang Pangarep Soal Diminta Warganet Maju Jadi Ketua Umum PSSI

Menggemanya kembali nama Kaesang Pangarep sebagai kandidat Ketua Umum PSSI buntut dari peristiwa menyedihkan Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC

Editor: Ady Sucipto
Dok: PSSI
CEO Persis Solo, Kaesang Pangarep saat menyambangi kantors PSSI dan diterima oleh Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, Gedung Menara Olahraga, Senayan, Jakarta, Rabu (7/4/2021). 

"Beberapa tragedi besar di dunia menyebabkan sepak bola di negara jadi maju."

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (jaket hitam depan) dan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto (kemeja putih) ketika memberikan keterengan pers seusai rapat koordinasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kamis (6/10/2022).
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (jaket hitam depan) dan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto (kemeja putih) ketika memberikan keterengan pers seusai rapat koordinasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kamis (6/10/2022). (Super Skor)

Selain itu, Iwan Budianto juga membeberkan terkait keputusan FIFA yang tak akan memberikan Indonesia sanksi imbas insiden mengerikan Kanjuruhan.

Malahan, FIFA akan turut memberikan bantuan kepada Indonesia secara finansial meski belum diketahui berapa besaran nominalnya.

"Dia (Gianni Infantino) dukung penuh Indonesia pulih dan tidak ada sanksi, dia juga akan bantu finansial," sambung Iwan Budianto.

Komnas HAM Ungkap Kronologi Aremania Turun ke Lapangan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ungkap detik-detik kronologi sebenarnya saat para Aremania turun ke lapangan seusai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022, Sabtu (1/10/2022), di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dilansir TribunWow.com, tragedi Stadion Kanjuruhan berimbas pada 131 jiwa melayang seusai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya.

Hal itu bermula dari aksi geruduk lapangan pertandingan yang dilakukan Aremania yang dihalau oleh aparat keamanan dengan beberapa tindakan.

Satu di antaranya yang mencuat dan menimbulkan pertanyaan publik terkait penggunanaan gas air mata yang dilakukan oleh aparat keamanan untuk menghalau Aremania.

Tak ingin motif turun ke lapangan Aremania menjadi simpang siur di kalangan publik, Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkap hasil temuan awalnya dalam kasus tragedi Stadion Kanjuruhan pada Rabu (5/10/2022).

“Kalau ada yang bilang eskalasi penanganan itu, timbul karena suporter merangsek masuk ke dalam lapangan, sampai sore (5/10) ini, kami mendapat informasi bahwa tidak begitu kejadiannya,” kata Anam dikutip TribunWow.com dari Kompas.tv.

Choirul Anam yang turun langsung temui suporter dan pemain Arema FC mengaku jika tak ada kekerasan Aremania kepada skuad Singo Edan.

Hal itu diungkap setelah Choirul Anam berbincang dengan para pemain Arema FC.

“Kalau ada yang bilang mereka mau menyerang pemain, kami sudah ketemu dengan para pemain (Arema FC-red), dan para pemain ini bilang, tidak ada kekerasan terhadap mereka,” tegas Anam.

Tragedi Kanjuruhan: Aremania ricuh di Stadion Kanjuruhan usai Arema FC dipecundangi Persebaya Surabaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktiber 2022.
Tragedi Kanjuruhan: Aremania ricuh di Stadion Kanjuruhan usai Arema FC dipecundangi Persebaya Surabaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktiber 2022. (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

Baca juga: 2 Kesalahan Fatal PT LIB Hingga Akhmad Hadian Lukita Resmi Ditetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Tak adanya kekerasan terhadap pemain juga dibuktikan dengan tidak adanya luka yang dialami oleh pemain saat kerusuhan berlangsung.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved