Berita Bali

Kuasai 26 Paket Sabu, Suprapto Menerima Divonis 7 Tahun Penjara

Terdakwa Suprapto kembali menjadi penghuni sel penjara. Ini setelah majelis hakim pimpinan Yogi Rachmawan menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara.

Penulis: Putu Candra | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi Narkoba - Kuasai 26 Paket Sabu, Suprapto Menerima Divonis 7 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Suprapto kembali menjadi penghuni sel penjara. Ini setelah majelis hakim pimpinan Yogi Rachmawan menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara.

Pria berumur 64 tahun ini divonis pidana, karena kembali terjerat kasus narkoba.

Suprapto ditangkap dengan barang bukti narkotik sabu sebanyak 26 paket.

Amar putusan terhadap terdakwa ini telah dibacakan majelis hakim dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 11 Oktober 2022.

Ilustrasi Narkoba - Diduga Terlibat Peredaran Narkotik Jenis Sabu di Denpasar, Merio Terancam 20 Tahun Penjara
Ilustrasi Narkoba

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan. Pidana denda sebesar Rp 2 miliar subsidair enam bulan penjara," tegas hakim ketua Yogi Rachmawan.

Menanggapi vonis majelis hakim, terdakwa melalui tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menyatakan menerima. "Terdakwa menerima," ucap Gusti Agung Prami Paramita selaku anggota penasihat hukum.

Hal yang sama juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Agustin Adiputri menanggapi vonis majelis hakim. Sebelumnya dalam surat tuntutan, JPU Dewi Agustin Adiputri menuntut terdakwa Suprapto dengan pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun).

Meski vonis lebih ringan, majelis hakim dalam amar putusannya sependapat dengan dakwaan pada tuntutan JPU. Oleh karena itu, terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk menjadi perantara dalam jual beli narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

Sebagaimana dakwaan pertama JPU, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Suprapto ditangkap petugas kepolisian Polda Bali di sekitar wilayah hutan mangrove, Jalan Pura Candi Darmada, Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu, 12 Juni 2022 pukul 22.30 Wita. Terdakwa ditangkap karena diduga terlibat peredaran narkotik.

Kemudian dilakukan penggeledahan pada terdakwa, dan petugas kepolisian menemukan 26 paket sabu siap edar seberat 8,18 gram brutto. Puluhan paket sabu itu disimpan terdakwa di dalam bekas bungkus rokok.

Saat diinterogasi, terdakwa mengungkapkan bahwa pemilik puluhan paket sabu itu adalah seorang perempuan bersama Aan. Terdakwa mengaku hanya disuruh oleh Aan, mengambil dan menempelkan kembali paket sabu itu.

Terdakwa sendiri mengaku, telah menempel 4 paket sabu di depan klub malam di daerah Pemogan. Itu atas perintah dari Aan. CAN

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved