Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

JASAD Ditemukan Membusuk di Kesiman Denpasar, Simak Beritanya Berikut Ini

Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap.

Tayang:
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ist
Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA. Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar. Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap. 

TRIBUN-BALI.COM - Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA.

Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar.

Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap.

“Salah satu tetangga kos korban, yakni Frederick Arius Lende (27). Mengaku merasa curiga kaena mencium bau yang tidak sedap berasal dari kamar kost korban.

Selain itu juga, saksi melihat banyak lalat yang keluar dari dalam kamar kos korban,” ungkapnya

Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA.

Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar.

Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap.
Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA. Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar. Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap. (ist)

Frederick pun mencoba memanggil korban, dengan mengetuk pintu, namun tentu saja tidak ada jawaban yang ia terima.

“Ia pun melaporkan hal ini kepada tun rumah kosnya,” katanya. 

Kadek Surya Dharma Yasa (40), selaku tuan kos pun mengaku bahwa korban telah menyewa kos selama kurang lebih satu tahun.

Dan dikatakan sudah menunggak membayar kos selama 4 bulan belakangan ini.

Korban dikatakan jarang berkomunikasi, dengan tetangga sekitar dan cendrung tertutup.

Hal ini dikatakan oleh seoarang saksi yakni Jelita Delsi Bali Ate (27).

Menurut ketarangan saksi, terakhir melihat korban sekitar 2 hari yang lalu yakni Selasa, 11 Oktober 2022 sekitar pukul 22.15 WITA. 

Korban saat itu sedang duduk seorang diri di depan pintu kamarnya, dan saksi sempat menanyakan kabar korban karena ia terlihat kurus, lemas dan tidak berbicara secara jelas.

Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA.

Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar.

Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap.
Salah satu penghuni kos di Jalan Noja, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk pada Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 14.30 WITA. Korban bernama Edi Slamet tersebut, merupakan pria asal Blitar. Menurut keterangan resmi, dari Iptu I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, seorang saksi mengaku mencium bau tidak sedap. (ist)

“Korban saat itu mengaku sedang sakit demam,”  terang Sukadi dalam keteranganya

Pukul 15.30 WITA, tim identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP.

Korban saat ditemukan dalam keadaan posisi tidur miring di atas kasur, dengan posisi wajah menghadap ke barat dan kaki menekuk.

Korban juga sudah dalam keadaan berbau, dan membusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Saat itu ia mengenakan pakaian baju kaos lengan panjang warna putih, celana pendek kaos warna biru garis putih.

Dan disekitarnya terdapat berbagai jenis obat-obatan.

Hasil olah TKP sementara, dikatakan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pada bagian leher, mata, mulut, telinga kiri, dan kepala belakang bagian kiri bawah sudah membusuk.

Perut bagian kanan, dan paha kanan atas mengalami gejala membiru.

Diperkirakan korban sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam akibat sakit,” jelasnya

Pukul 16.00 WITA, jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk identifikasi lanjutan.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved