Timnas Indonesia
Shin Tae-yong di Ultimatum, Diminta Fokus Urus Timnas Indonesia Dari Pada Ikut Campur Politik PSSI
Shin Tae-yong di Ultimatum, ia diminta fokus urus Timnas Indonesia agar berprestasi dari pada ikut campur urusan politik PSSI.
Tak sedikit Skuad Garuda yang mendukung statement dari mantan pelatih Korea Selatan tersebut.
"Ini yang seharusnya juga dengan pemain, mereka harus fokus berlatih, meningkatkan performa timnas," ujar Ignatius Indro.
Bagi seorang pelatih, nilai ataupun value dari seorang juru taktik datang dari sebuah prestasi dalam membesut sebuah tim.
Ini menjadi tolak ukur agar Shin Tae-yong tetap dipakai jasanya, sekalipun PSSI mengalami perombakan besar-besaran.
Baca juga: Asisten Pelatih Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Timnas U-17 Indonesia Meski Gagal Lolos Piala Asia
Termasuk dari jabatan ketua umumnya.
"Nanti siapapun Ketum PSSI, kalau dia berprestasi," sambungnya
"Kemungkinan bisa akan dipakai lagi," tegas Ignatius Indro
Indikasi Ada Intervensi
Ignatius Indro juga menambahkan jika aksi yang dilakukan Shin Tae-yong lewat unggahannya di media sosial, diduga terjadi karena adanya intervensi.
Tindakan Shin Tae-yong terkait pasang badan untuk membela Mochamad Iriawan diduga terjadi karena adanya tekanan.
"Itu indikasinya keliatan (ada intervensi), cuma itu ranah berbeda" ucap Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia, dikutip dari BolaSport.
Dia pun menyayangkan sikap yang diperlihatkan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Publik telah meminta Mochamad Iriawan untuk mundur dari Ketum PSSI sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan.
Baca juga: Makna Ganda Pernyataan Shin Tae-yong Ikut Ketum PSSI Mundur Akibat Tragedi Kanjuruhan, Apa Itu?
Berikut Pernyataan Lengkap Shin Tae-yong yang menyatakan siap mundur dari Timnas Indonesia jika Ketua Umum PSSI juga mundur:
Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI.