Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka Soal Halaman 30 31

Merasa sulit mengerjakan soal? Yuk simak bersama-sama kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 SD MI soal halaman 30 31.

Tayang:
Penulis: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Buku Kemdikbud
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka Soal Halaman 30 31 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Merasa sulit mengerjakan soal? Yuk simak bersama-sama kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 SD MI soal halaman 30 31.

Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa membacanya di Buku Bahasa Indonesia kelas 4 kurikulum merdeka Bab 2 soal ‘Menyimak’ halaman 30 dan 31.

Dibuatkannya kunci jawaban serta pembahasan soal Bahasa Indonesia kelas 4 halaman 30 dan 31 adalah untuk memudahkan para siswa mengerjakan soal tersebut serta memberikan pemahaman juga.

Dilansir dari Buku Kemdikbud, berikut adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 buku kurikulum merdeka soal halaman 30 dan 31.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 113 114 115 116 117 118, Ayo Mengamati: Apa itu Potpourri?

Halaman 30

Menyimak

Simaklah guru kalian membacakan teks di bawah ini!

Fobia

Guru akan membacakan cerita berikut ini.

Simaklah dengan baik!

Kepala Suku Len

Tigor suka menyiram tanaman karena Tigor suka bermain air. Dengan semprotan air di tangannya, Tigor dapat membuat hujan. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kanan, Tigor bisa menyemprotkan air lebih jauh. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kiri, air keluar seperti hujan gerimis. Kadang-kadang Tigor dapat melihat pelangi!

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 103 104 105 107 110 111 112, Ayo Mengamati: Limas Segitiga

Sayangnya, Molen tidak suka. Kucing yang suka membuntuti Tigor itu takut air. Begitu Tigor menyalakan keran, Molen segera kabur dan masuk rumah. Baiklah, Tigor bekerja sendiri saja.

Rasanya Tigor ingin menyiram tanaman seharian, apalagi saat cuaca panas seperti ini. Tentu saja Inang tidak membolehkannya karena halaman akan menjadi becek. Kata Inang, menyiram tanaman secara berlebihan itu membuang-buang air. Itu tidak baik.

Syuuur! Syuuuur! Tigor beraksi. Dari tanaman berbunga ungu di pojok kiri sampai pohon mangga besar di kanan, semua disiram Tigor. Tigor melakukannya secara sistematis agar tidak ada yang terlewat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved