Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Demo di SMPN 5 Denpasar

Sembahyang Bersama di Hari Saraswati, Ini Harapan Civitas Akademika SMPN 5 Denpasar

Di hari Saraswati atau turunnya ilmu pengetahuan, para siswa SMPN 5 Denpasar Bali telah memadati halaman sekolah untuk sembahyang bersama.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Suasana persembahyangan di SMPN 5 Denpasar saat Rahina Saraswati pada, Sabtu 22 Oktober 2022. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kepulan asap dupa, tumpukan canang sari dan banten (sesajen), tertata rapi memperingati Hari Saraswati sebagai Hari Turunnyan Ilmu Pengetahuan.

Para siswa pun tampak memadati halaman Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Denpasar pada perayaan hari raya Saraswati yang jatuh pada, Sabtu 22 Oktober 2022.

Terdapat sekitar 700 lebih siswa-siswi yang beragama Hindu mengikuti persembahyangan ini. 

 

Baca juga: Serba-Serbi Hari Raya Saraswati: Mitos, Makna hingga Mantra Pemujaan pada Dewi Saraswati


Begitu khusyuknya anak-anak dengan berpakaian adat Bali berwarna putih-putih mengikuti persembahyangan ini.

Sehari sebelumnya mereka semua sudah membuat banten gebogan (sesajen yang berisikan buah-buahan dan bunga) yang dihaturkan hari ini untuk Dewi Pengetahuan yakni Sang Hyang Aji Saraswati. 


Salah satu guru senior di SMPN 5 Denpasar yang juga menjadi Ketua Panitia Persembahyangan Saraswati hari ini yakni Ida Ayu Ketut Suartini mengatakan, banten gebogan tersebut juga dilombakan untuk seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9. 


“Banten gebogan ini dilombakan jadi setelah disembahyangi bersama setelah itu ‘nyurut’ banten gebogan (sesajen setelah disembahyangi diambil kembali). Nanti (buah-buahan) dibagi-bagi dengan siswa lainnya di bawah pengawasan wali kelas,” kata, Suartini. 

Baca juga: Alasan Siswa SMPN 5 Denpasar Demo Kepsek Menurut Guru: Sistem Kepala Sekolah Terlalu Diktator

Dalam doa bersama ini, ia pun memohon agar permasalahan yang dihadapi SMPN 5 Denpasar dapat segera terselesaikan.

Dengan mata yang berkaca-kaca, Suartini mengatakan ia berharap tidak akan ada lagi gangguan untuk siswa-siswi dalam menuntut ilmu di Sekolah ini. 


“Permohonan kami bersama supaya suasana pembelajaran berjalan secara kondusif anak didik kita tidak ada gangguan apa-apa supaya apa yang diajarkan bisa diserap secara maksimal untuk nanti bisa digunakan berkompetisi secara sehat. Bagi yang kelas 9 untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi bagi kelas 7 dan 8 untuk meningkatkan kemampuan dia entah keterampilan agar dapat nilai sesuai harapan,” tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved