Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Datangi Apotek Hingga Minimarket, Polisi Pastikan Lima Obat Tidak Beredar di Masyarakat

Sejumlah apotek dan minimarket di wilayah Bangli didatangi anggota Polres Bangli, Minggu 23 Oktober 2022. 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Polisi saat melakukan pemantauan ke sejumlah apotek dan minimarket. Pemantauan ini untuk memastikan jenis obat yang telah ditarik oleh BPOM, tidak beredar lagi di masyarakat. Minggu (23/10/2022) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah apotek dan minimarket di wilayah Bangli didatangi anggota Polres Bangli, Minggu 23 Oktober 2022. 

Kedatangan para petugas adalah untuk memastikan jenis obat yang telah ditarik oleh BPOM, tidak beredar lagi di masyarakat.

Kabag Ops Polres Bangli Kompol I Ketut Maret menerangkan, pengecekan yang dilakukan pihaknya merupakan tindakan represif dari Satgas Gakkum untuk memantau perkembangan situasi menjelang kegiatan KTT G20.

Polisi saat melakukan pemantauan ke sejumlah apotek dan minimarket. Pemantauan ini untuk memastikan jenis obat yang telah ditarik oleh BPOM, tidak beredar lagi di masyarakat. Minggu (23/10/2022)
Polisi saat melakukan pemantauan ke sejumlah apotek dan minimarket. Pemantauan ini untuk memastikan jenis obat yang telah ditarik oleh BPOM, tidak beredar lagi di masyarakat. Minggu (23/10/2022) (TB/Istimewa)

Yang mana didalamnya termasuk memantau dan mengawasi apotek maupun minimarket, apakah masih menjual obat yang telah ditarik BPOM.

Disebutkan ada lima jenis obat yang sudah ditarik BPOM. Diantaranya Termorex Sirup (Obat demam), Flurin Dmp Sirup (Obat batuk), Unibebi Cough Sirup (Obat batuk & Flu), Unibebi Demam Sirup (Obat demam) dan Unibebi Demam Drops (Obat demam).

"Jangan sampai obat yang sudah ditarik dijual kembali kepada masyarakat, sehingga menimbulkan efek yang kurang baik dan melanggar hukum," tegasnya.

Dari pengawasan yang dilakukan, Kompol Maret mengatakan pihaknya tidak menemukan obat yang sudah ditarik BPOM, namun masih dijual. Namun demikian pihaknya menegaskan akan terus mamantau dan mengawasi peredaran obat di wilayah Bangli untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain di wilayah Kota Bangli, pemantauan juga dilakukan di wilayah Kecamatan Kintamani. Dari hasil pemantauan, tim opsnal tidak menemukan apotik maupun minimarket yang menjual obat tersebut.

"Hasil dari pemantauan hari ini nihil ditemukan obat yang telah ditarik. Selain melakukan pemantauan, kami juga memerintahkan Bhabinkamtibmas Polsek Kintamani untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait pemberian obat pada anak, serta selalu koordinasi dengan dokter terdekat," ucap Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto,S.H.,M.H. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved