Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Solar Langka, Layanan Bus Perintis Terganggu

pelayanan bus yang digawangi PT DAMRI itu saat ini kini berkurang operasionalnya di beberapa trayek.

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Fredy
Bus Perintis di Pasar Loka Crana Bangli 

 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sulitnya pasokan solar di sejumlah SPBU di Bangli berdampak pada layanan bus perintis.

Alhasil pelayanan bus yang digawangi PT DAMRI itu saat ini kini berkurang operasionalnya di beberapa trayek.

Salah satu karyawan DAMRI, Dewa Gede Maruya mengungkapkan, sejak berlakunya kenaikan harga BBM, pihaknya menjalin kerjasama dengan SPBU Pengotan untuk mendapatkan solar.

Namun sejak hari Sabtu 22 Oktober 2022, stok solar di SPBU tersebut habis.

"Kami sudah berupaya menghubungi beberapa SPBU lainnya yang menyediakan solar, seperti SPBU Sidembunut (Kelurahan Cempaga, Bangli) dan Sekardadi (Kecamatan Kintamani). Tujuannya agar pelayanan tetap berjalan. Namun hasilnya sama saja (habis). Katanya belum dapat kiriman (solar)," ungkap dia.

Diakui Dewa Maruya, rata-rata penumpang bus perintis sebanyak 19 orang per hari. Langkanya BBM jenis solar, tentu menganggu pelayanan. Walaupun pihaknya tidak memungkiri saat ini masih ada armada yang beroperasi. Namun armada itu hanya mengandalkan stok solar yang masih tersisa.

Pria asal Tembuku ini menyebut, beberapa armada tidak bisa beroperasi misalnya trayek Bangli-Songan. Dari yang sebelumnya ada empat bus, kini hanya dua bus yang beroperasi. Begitu juga trayek Bangli-Catur, dari dua bus, sekarang hanya satu bus saja yang beroperasi.

"Sedangkan trayek Bangli-Tejakula sekarang tidak bisa terlayani, karena dari dua armada yang tersedia, keduanya kehabisan solar. Kalau sampai besok (Senin) tidak mendapatkan solar, jelas layanan DAMRI secara keselurahan akan berhenti," ucapnya.

Sebelumnya, kelangkaan solar juga dialami Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli. Yang mana akibat langkanya solar, operasional pelayanan sampah di wilayah perkotaan menjadi terganggu. Pihak DLH Bangli bahkan mencari solar hingga wilayah Kabupaten Gianyar. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved