Berita Bali

Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir, Begini Kelanjutan Protokol Kesehatan, Yuk Simak Beritanya!

Pemerintah Indonesia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, sambil menerapkan langkah-langkah mitigasi resiko kesehatan.

Pixabay
Foto ilustrasi Covid-19 - Harmonisasi dokumen pelaku perjalanan terkait Covid-19 atau standar protokol kesehatan, sangat penting untuk mempromosikan mobilitas global dan mempercepat pemulihan ekonomi. Namun bagaimana kelanjutan protokol kesehatan, tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir. Pemerintah Indonesia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, sambil menerapkan langkah-langkah mitigasi resiko kesehatan. Termasuk juga dengan penerapan pedoman protokol kesehatan. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Harmonisasi dokumen pelaku perjalanan terkait Covid-19 atau standar protokol kesehatan, sangat penting untuk mempromosikan mobilitas global dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Namun bagaimana kelanjutan protokol kesehatan, tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Pemerintah Indonesia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, sambil menerapkan langkah-langkah mitigasi resiko kesehatan.

Termasuk juga dengan penerapan pedoman protokol kesehatan.

Baca juga: Sebanyak 850 Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Tiba di Bali, Kiriman Dari Makassar dan Ambon

Baca juga: Perkuat Ekosistem Pariwisata, Wamenparekraf Paparkan Upaya Indonesia Pasca Pandemi

Ilustrasi anak-anak di sekolah - Harmonisasi dokumen pelaku perjalanan terkait Covid-19 atau standar protokol kesehatan, sangat penting untuk mempromosikan mobilitas global dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Namun bagaimana kelanjutan protokol kesehatan, tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Pemerintah Indonesia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, sambil menerapkan langkah-langkah mitigasi resiko kesehatan.

Termasuk juga dengan penerapan pedoman protokol kesehatan.
Ilustrasi anak-anak di sekolah - Harmonisasi dokumen pelaku perjalanan terkait Covid-19 atau standar protokol kesehatan, sangat penting untuk mempromosikan mobilitas global dan mempercepat pemulihan ekonomi. Namun bagaimana kelanjutan protokol kesehatan, tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir. Pemerintah Indonesia mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, sambil menerapkan langkah-langkah mitigasi resiko kesehatan. Termasuk juga dengan penerapan pedoman protokol kesehatan. (Istimewa)

Harmonisasi dilakukan melalui pendekatan berbasis resiko, sambil mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti epidemiologi penyakit dan kapasitas sistem kesehatan.

Beberapa aspek penting dalam harmonisasi standar protokol kesehatan tersebut meliputi aspek politik dan hukum, kapasitas dan keterjangkauan negara, masalah etika, teknis, kemampuan beradaptasi dengan situasi yang berubah cepat, dan penggunaan teknologi.

 

Negara-negara G20 diundang untuk berpartisipasi dalam proyek percontohan di Global Public Trust Repository.

 

Proyek ini membutuhkan anggota G20 untuk membagikan kunci-publik dan akan disimpan dalam platform repositori sehingga memungkinkan untuk sistem memverifikasi asal-usul sertifikat.

 

Dokumen terkait COVID-19 dari warga negara di negara G20 akan dikenali melalui kode QR di sertifikat pada saat kedatangan dan keberangkatan dengan tetap melindungi privasi dan keamanan data.

 

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan standar protokol kesehatan global menjadi sebuah alat dalam menerapkan protokol kesehatan di setiap negara.

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved