Berita Bali
Kawal KTT G20 di Bali, TNI Siapkan 12 Kapal Perang Hingga 14 Ribu Personel
Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) KTT G20 berjalan aman dan lancar.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN BALI.COM, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) KTT G20 berjalan aman dan lancar.
Gelar Pasukan TNI dilakukan oleh tiga matra yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Dan TNI AL menyiapkan 12 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengamankan KTT G20.
Baca juga: Sebanyak 50 Perusahaan Terdampak WFH Saat KTT G20 Berlangsung di Bali
“Ini untuk mengamankan pemimpin-pemimpin negara sehingga kita harus betul-betul menyiapkan kapal-kapal yang siap tempur," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono di Markas Komando Daerah Maritim (Kodamar), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (31/10/2022).
Gelar pasukan juga dilakukan TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (28/10/2022).
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, kegiatan Presidensi G20 pada 15-16 November 2022 menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia internasional.
Dalam Presidensi G20 ini, TNI AU mendapat tugas pengamanan mulai dari pengamanan bandara, aerodrome, pergerakan pesawat kenegaraan, dan pengawalan VVIP.
Baca juga: Menko Luhut Pastikan Persiapan KTT G20 di Bali Sudah Capai 95 Persen
“Untuk itu kepada seluruh prajurit TNI AU yang terlibat, agar mempersiapkan diri, memahami tugas dan menguasai setiap prosedur yang diberikan, serta mampu menampilkan performa terbaik, khususnya dalam tugas-tugas pengamanan Presidensi G20, dan tugas pertahanan negara di udara,” kata Marsekal TNI Fadjar.
Kesiapan pengamanan juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
“Untuk itu, kita membantu keamanan dan mendukung pemerintah agar kegiatan ini berjalan sukses dan lancar," kata Dudung.
Selain kesiapan pasukan, Mabes TNI mengirimkan 252 Unit Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) untuk mendukung kegiatan KTT.
Kendaraan listrik tersebut terdiri dari mobil kawal sebanyak 42 unit terdiri dari 12 unit tipe Hyundai Ioniq dan 30 unit tipe Hyundai Ioniq Five yang diproduksi tahun 2022 dari Korea Selatan.
Sementara untuk 126 unit motor kawal dan 84 unit motor penyelamatan dilengkapi dengan helm, jaket, celana, sepatu dan sarung tangan adalah merk Zero SRFM produksi tahun 2022 dari Amerika Serikat.
“Kendaraan ini untuk mendukung kegiatan tugas pengamanan dan pengawalan terhadap para Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan,” imbuh Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Kisdiyanto.
Pengiriman KLBB ke Bali dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2022.