Berita Nasional

Jeritan Pilu Ibunda Mendiang Brigadir J Memanggil Ferdy Sambo Agar Bertaubat

Dengan berderai air mata, Rosti Simanjuntak meminta agar Ferdy Sambo bertaubat, dan mengakui perbuatannya. 

ist
Dengan berderai air mata, Rosti Simanjuntak meminta agar Ferdy Sambo bertaubat, dan mengakui perbuatannya.  Rosti Simanjuntak pula, mengatakan bahwa mendiang Brigadir J tidak pernah sekalipun, menjelek-jelekkan atasannya ke rumah.  Ibunda mendiang Brigadir J mengatakan dengan suara bergetar, bahwa mendiang Brigadir J selalu mengatakan hal baik saja tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.  

 

TRIBUN-BALi.COM - Jeritan pilu tangis ibunda mendiang Brigadir J, pecah di dalam ruang sidang

Tatkala majelis hakim memberikan kesempatan, untuk Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapat. 

Sebelum Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapatnya, sang suami Samuel Hutabarat terlebih dahulu meminta izin kepada majelis hakim

Samuel Hutabarat meminta agar masker Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dilepaskan. 

Dengan pandangan tajam, Ferdy Sambo melepaskan maskernya, kemudian diikuti sang istri Putri Candrawathi. 

Baca juga: Susi ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bakal Dilaporkan Kubu Brigadir J, Bharada E Sejalan

Baca juga: Nomor Diblokir Ferdy Sambo, Ibunda Brigadir J Tumpahkan Kemarahan pada Hendra Kurniawan

Jeritan pilu tangis ibunda mendiang Brigadir J, pecah di dalam ruang sidang. 

Tatkala majelis hakim memberikan kesempatan, untuk Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapat. 

Sebelum Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapatnya, sang suami Samuel Hutabarat terlebih dahulu meminta izin kepada majelis hakim. 

Samuel Hutabarat meminta agar masker Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dilepaskan. 

Dengan pandangan tajam, Ferdy Sambo melepaskan maskernya, kemudian diikuti sang istri Putri Candrawathi. 
Jeritan pilu tangis ibunda mendiang Brigadir J, pecah di dalam ruang sidang.  Tatkala majelis hakim memberikan kesempatan, untuk Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapat.  Sebelum Rosti Simanjuntak mengemukakan pendapatnya, sang suami Samuel Hutabarat terlebih dahulu meminta izin kepada majelis hakim.  Samuel Hutabarat meminta agar masker Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dilepaskan.  Dengan pandangan tajam, Ferdy Sambo melepaskan maskernya, kemudian diikuti sang istri Putri Candrawathi.  (Kompas TV)

Dengan berderai air mata, Rosti Simanjuntak meminta agar Ferdy Sambo bertaubat, dan mengakui perbuatannya. 

Rosti Simanjuntak pula, mengatakan bahwa mendiang Brigadir J tidak pernah sekalipun, menjelek-jelekkan atasannya ke rumah. 

Ibunda mendiang Brigadir J mengatakan dengan suara bergetar, bahwa mendiang Brigadir J selalu mengatakan hal baik saja tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Walaupun Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi meminta maaf saat sidang, namun mereka tetap pada pendirian bahwa mendiang Brigadir J telah melakukan hal buruk pada Putri Candrawathi

Sontak saja, hal ini memantik komentar dari berbagai warganet yang geram dengan jalannya sidang

Banyak yang mendoakan, agar Rosti Simanjuntak tenang dan mendapatkan keadilan bersama keluarga mendiang brigadir J. 

Dengan berderai air mata, Rosti Simanjuntak meminta agar Ferdy Sambo bertaubat, dan mengakui perbuatannya. 

Rosti Simanjuntak pula, mengatakan bahwa mendiang Brigadir J tidak pernah sekalipun, menjelek-jelekkan atasannya ke rumah. 

Ibunda mendiang Brigadir J mengatakan dengan suara bergetar, bahwa mendiang Brigadir J selalu mengatakan hal baik saja tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. 
Dengan berderai air mata, Rosti Simanjuntak meminta agar Ferdy Sambo bertaubat, dan mengakui perbuatannya.  Rosti Simanjuntak pula, mengatakan bahwa mendiang Brigadir J tidak pernah sekalipun, menjelek-jelekkan atasannya ke rumah.  Ibunda mendiang Brigadir J mengatakan dengan suara bergetar, bahwa mendiang Brigadir J selalu mengatakan hal baik saja tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.  (ist)

Begitu pula kepada Kuat Maruf, suara lantang bergetar dilontarkan ibunda mendiang Brigadir J

Rosti Simanjuntak meminta agar sang sopir mengaku, jujur di depan majelis hakim dan para jaksa sebagai penegak hukum. 

"Ada apa kamu dengan PC," teriak Rosti Simanjuntak dengan suara lirih namun penuh emosi. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved