G20 di Bali
Sambut Kedatangan Delegasi KTT G20, Bandara Ngurah Rai Tampilkan 7 Instalasi Art Work Baru
Sambut Kedatangan Delegasi KTT G20, Bandara Ngurah Rai Tampilkan 7 Instalasi Art Work Baru
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Ingin memberikan kesan dan pengalaman baru bagi Delegasi KTT G20, Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali memasang instalasi art work atau instalasi karya seni di terminal internasional.
"Art worknya yang baru kita siapkan ada tujuh, enam di terminal kedatangan internasional dan satu di terminal keberangkatan internasional. Macam-macamnya art worknya dipasang di beberapa titik," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan, Sabtu 5 November 2022.
Dan masing-masing instalasi karya seni memiliki makna tersendiri dari para seniman masing-masing diantaranya karya seni Mataya Gate oleh seniman Yoka Sara memiliki makna gerbang persembahan yang mengantarkan kepulangan pengunjung dengan selamat.
Lalu kedua instalasi karya seni Paradise Scape oleh seniman Wayan Upadana bermakna simbol keindahan dan ketenangan yang harmonis; ketiga Warna Rupa Segara Gunung oleh seniman Kadek Armika berkmakna karya seni yang menggambarkan kesatuan seni dan budaya Bali dari hulu ke hilir; keempat instalasi karya seni Konstruksi Semesta oleh seniman Valasara bermakna corak lukisan tradisi yang menggambarkan kehidupan komunal dan ritualitas masyarakat Hindu Bali.
Keenam ada instalasi karya seni Atalier Seni oleh seniman Nawa Dewata bermakna mempresentasikan Dewa Siwa yang dikelilingi oleh 8 Dewa dengan arah dan warna yang berbeda; ketujuh Tree of Life karya seniman Gus Ari memiliki makna karya anyaman yang menggambarkan manfaat pohon kelapa dalam kehidupan; dan terakhir instalasi karya seni Palemahan karya seniman Raka Bernat bermakna karya seni berkonsep Tri Hita Karana yang bermakna "Penghormatan Kepada Alam".
Handy menambahkan instalasi karya seni ini ditampilkan ingin menunjukkan bahwa Bali kaya dengan seninya, dan para seniman tidak kami arahkan temanya apa tetapi ini hasil inspirasi masing-masing seniman.
Semua instalasi karya seni ini juga dapat disaksikan setelah gelaran KTT G20 rampung oleh penumpang internasional.
"Instalasi karya seni ini tidak hanya untuk G20 tapi setelah itu pun masih bisa kita nikmati dan saksikan. Tidak dicabut setelah G20," imbuh Handy.
Menurutnya sambutan dari para penumpang yang mendarat melihat instalasi karya seni ini sangat bagus dan mereka mengaku terkesan.
Selain itu juga Gubernur Bali mengapresiasi instalasi karya seni ini waktu melakukan peninjauan ke terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
"Satu tempat etalase yang paling pas untuk seniman dimana? Salah satunya disini di Bandara karena untuk saat ini rata-rata 12 ribu penumpang internasional datang kesini. Jadi 12 ribu pasang mata bisa melihat ini," ungkapnya.
Dan delapan instalasi karya seni ini akan menjadi aset Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dan akan dipasang terus di area sekarang.(*)