G20 di Bali

Imbas G20, Lebih Dari 20 Hotel Diperkirakan Akan Dapat Keuntungan

Sebanyak 20 Hotel lebih di Bali diperkirakan akan mendapatkan keuntungan setelah digunakan untuk keberlangsungan KTT G20

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Fenty Lilian Ariani
Kempinski.com
The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, akan menjadi tempat utama (main venue) Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15 hingga16 November 2022. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 20 Hotel lebih di Bali diperkirakan akan mendapatkan keuntungan setelah digunakan untuk keberlangsungan KTT G20 yang akan dimulai pada tanggal 15-16 November 2022 mendatang. Selain yang berada dikawasan Nusa Dua, Badung Hotel-hotel yang berada di Sanur, Denpasar dan Ubud, Gianyar diperkirakan juga akan kebagian event business twenty (B20). 

“Terimbasnya bukan hanya lingkungan di sini (Nusa Dua) saja, tapi hampir seluruh hotel yang beroperasi pasti mendapatkan imbasnya (dari G20). Kalau sudah penuh di daerah kawasan oleh G20 mereka akan cari yang di luar untuk bisnisnya (B20). Tanggal 13-14 November di venue, tapi mereka nginap juga banyak di luar kawasan,” jelas Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Perry Markus, pada, Selasa 8 November 2022. 

Lebih lanjutnya ia mengatakan, dengan mulai bertambahnya keterisian tingkat hunian atau okupansi hotel di Bali, Perry mengaku, memang harga sewa kamal hotel mulai meningkat. Namun saat ini, hotel-hotel tidak lagi mematok harga sama seperti sebelumnya. 

“Jadi, hotel-hotel mengenal namanya dinamic price. Di saat okupansi tinggi dan hotel mulai penuh pasti orang rebutan mau cari. Itu hukum pasar dan pasti harga naik,” imbuhnya.

Kini okupansi hotel di luar venue saat ini sekitar 60 persen. Pihaknya memperkirakan okupansi akan terus naik karena delegasi akan terus bertambah dalam waktu dekat ini.

Disinggung terkait rata-rata kenaikan harga sewa kamar hotel, pihaknya mengaku tidak bisa memastikan lantaran masing-masing berbeda fasilitas dan tempat. 

“Kalau persentase, contohnya ada beberapa hotel (di luar kawasan) yang sudah di angka Rp 2,5 juta dan Rp 3 juta. Ini harga sekarang dan kalau sebelumnya Rp 1 juta lebih. Tergantung tempat dan lokasinya. Kita tidak bisa patok karena setiap hotel berbeda. Kalau untuk delegasi bisa Rp 4-5 juta per malam,” paparnya.

Lebih lanjut terkait G20, pihaknya berharap hotel-hotel di luar venue dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik melalui promosi. Sebab, tidak hanya para delegasi dan kepala negara, bahkan masih ada side event lainnya. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved