Mayat Hidup Lagi di Bogor

KRONOLOGI Kasus Mayat Hidup di Bogor: Sempat Sakit hingga Keluarga Sudah Siapkan Upacara Pemakaman

Berikut ini adalah kronologi mayat hidup di Bogor, keluarga sebut sempat siapkan upacara pemakaman

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Instagram
KRONOLOGI Kasus Mayat Hidup di Bogor: Sempat Sakit hingga Keluarga Sudah Siapkan Upacara Pemakaman 

Saat ini, kata dia, US sedang dilakukan penanganan lebih lanjut oleh pihak RSUD Kota Bogor.

"Beliau di RSUD Kota yang jaga keluarga inti termasuk istrinya," tandasnya.

Kondisi Terkini US

Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir menceritakan, US datang ke RSUD dengan gangguan penurunan kesadaran.

"Pasien ini datang dengan gangguan penurunan kesadaran, kemudian ditangani dan tidak ada masalah sehingga bisa pindah ke ruangan," kata Ilham saat dihubungi Bogor.com'>Tribunnews Bogor.com, Senin 14 November 2022 malam.

Ilham melanjutkan, US saat datang dalam kondisi yang lemas.

"Penurunan kesadaran saja, itu kan berupa ada konfidensial keras. Jadi supaya yang jelas, bahwa dia penurunan kesadaran jadi ditangani kami," ungkapnya.

Terkait, dikabarkan meninggal dunia terlebih dahulu, Ilham tidak membeberkan secara pasti.

Pihaknya, hanya melakukan penagaan saat US dilarikan ke RSUD Kota Bogor.

Baca juga: Ini Sosok Mayat Hidup Kembali di Bogor, Keluarga: Kita Senang! Tubuh Masih Bergerak saat Peti Dibuka

"Dia ke RSUD sudah tidak menggunakan peti karena kata keluarga peti sudah dibuka dirumah.  Benar atau tidaknya kami tidak mengetahui, tidak perlu diributkan itunya. yang penting itu bagaimana kami menyelamatkan pasien," jelasnya.

"Yang penting tidak ada masalah, pasien nya sudah selamat. Cerita sebelumnya bumbu saja dan itu diluar domain saya," imbuhnya.

RSUD Kota Bogor: Itu Hoaks

Menanggapi kasus mayat hidup di Bogor, Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menegaskan jik kabar mayat hidup kembali di rumah sakit merupakan hoaks.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor Ilham Chaidir mengatakan pasien berinisial US dikabarkan kembali hidup setelah dinyatakan meninggal dunia dan dimasukkan ke dalam peti itu, datang ke RSUD dalam keadaan sadar.

"Bukan (tidak datang menggunakan peti mati, red.). Jadi dia (pasien, red.) ke RSUD itu dalam keadaan penurunan kesadaran. Datang pun sudah sadar. Salah besar (pasien dinyatakan meninggal di RSUD kembali hidup, red.)," katanya dikutip Tribun-Bali.com dari Antara pada Selasa 15 November 2022.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved