Piala Dunia Qatar 2022
Profil Robert Lewandowski, Polandia Masih Akan Andalkan Ketajamannya di Piala Dunia 2022 Qatar
Berikut profil Robert Lewandowski, penyerang asal Polandia yang kembali akan dipercaya menjadi ujung tombak Timnas Polandia di Piala Dunia 2022.
Penulis: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman | Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
Dalam kampanye Bundesliga musim 2011–12, Lewandowski mendapat untung dari cederanya Lucas Barrios dan dia diangkat ke posisi yang selalu menjadi langganan starter hingga liburan musim dingin.
Striker tersebut merespons dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 DFB-Pokal babak pertama Dortmund atas Sandhausen.
Pada 1 Oktober, Lewandowski mencetak hat-trick dan memberikan assist dalam kemenangan 4-0 klub atas Augsburg di babak penyisihan grup Liga Champions.
Pada akhir musim, Lewandowski dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dengan 22 gol.
Pada tanggal 12 Mei, dalam pertandingan terakhir musim untuk Dortmund, ia mencetak hat-trick di Final DFB-Pokal dengan kemenangan 5-2 atas Bayern Munich serta mendapatkan klub domestik pertama ganda.
Bayern Munchen (2014 – 2022)
Pada November 2013, Lewandowski mengatakan akan menandatangani perjanjian pra-kontrak untuk Bayern Munich, yang secara resmi terjadi pada 3 Januari 2014.
Ketika dia menandatangani kontrak lima tahun yang dimulai pada awal musim 2014 – 2015, Lewandowski resmi diperkenalkan sebagai pemain Bayern Munich pada 9 Juli 2014.
Dia melakukan debut pra-musim melawan MSV Duisburg pada 21 Juli dan dia mencetak gol dalam prosesnya.
Kemudian dia membuat debut kompetitifnya untuk klub Bayern Munchen, ketika ia menerima kekalahan 0-2 dari mantan klubnya, Borussia Dortmund di DFL-Supercup, 13 Agustus 2014.
Lalu, ia mencetak gol perdananya saat Munchen harus bermain imbang 1-1 melawan Schalke 04 dalam pertandingan liga keduanya, 30 Agustus 2014.
Pada 21 Oktober, Lewandowski mencetak gol pertamanya di Liga Champions untuk Bayern Munich dalam kemenangan tandang 7-1 melawan Roma.
Pada 25 Februari 2020, Lewandowski menyamai rekor sembilan gol tandang Cristiano Ronaldo dalam satu musim di kompetisi klub papan atas Eropa.
Dia melakukannya dengan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 melawan Chelsea di Stamford Bridge.
Selain itu, dia juga menjadi pemain kedua yang pernah memenangkan treble Eropa saat menjadi pencetak gol terbanyak di ketiga kompetisi.