HUT Kota Tabanan

Pameran Ketenagakerjaan, Semarakan HUT Kota Tabanan ke 529

erayaan Hut kota Tabanan ke 529 pada November ini cukup semarak. Selain parade atau pawai Nusantara yang ditunggu-tunggu.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Made Ardhiangga Ismayana
Pameran Ketenagakerjaan di Gedung I Ketut Maria Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Perayaan Hut kota Tabanan ke 529 pada November ini cukup semarak. Selain parade atau pawai Nusantara yang ditunggu-tunggu. Kali ini, dalam semarak hut kota ada pameran 

Ketenagakerjaan yang dibuka mulai Rabu 16 November 2022 kemarin hingga Jumat 25 November mendatang. Pameran ini melibatkan sedikitnya 10 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang membuka stan di areal Gedung Kesenian I Ketut Maria.

Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnaker Tabanan, Ni Putu Ayu Lily Ambariasih mengatakan, bahwa pameran yang diikuti ini menyediakan segala informasi berkaitan dengan pelatihan keterampilan. Termasuk informasi lowongan pekerjaan atau perusahaan pemberi kerja serta penempatan kerja. Dan digelar melihat animo masyarakat Tabanan yang tinggi berkaca di tahun sebelumnya atau 2021 lalu.

“Kami buka kembali karena animo masyarakat yang cukup tinggi terhadap kegiatan ini,” ucapnya Kamis 17 November 2022.

Dijelaskannya, bahwa pada 2021 lalu, tercatat ada 826 orang lulusan dari 24 LPK yang ada di Tabanan. Dari jumlah itu, sebanyak 554 orang bahkan sudah mengantongi sertifikasi kompetensi. Kemudian, ada juga BLK yang pelatihannya gratis. Sedangkan di LPK, karena dijalankan swasta maka pelatihannya pun berbayar.

“LPK yang berpartisipasi sebagian besar menyediakan pelatihan pada bidang pariwisata seperti spa, kru kapal pesiar, pelatihan bahasa asing dan magang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, sambungnya, bahkan ada LPK yang memberikan pelatihan yang lebih mengarah pada wirausaha. Biasanya untuk mereka yang mau membuka usaha sendiri. Seperti coffee shop atau rumah makan. Dan pihaknya sebenarnya mengundang sekitar 24 LPK. Namun, hanya 10 yang dapat berpartisipasi.

“Mereka yang tidak dapat berpartisipasi karena sedang melaksanakan ujian bagi peserta pelatihan,” bebernya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved