Berita Bali

Bappenas Yakin Transformasi Ekonomi Dapat Hadapi Resesi Ekonomi 2023 Mendatang

Bappenas yakin transformasi ekonomi dapat hadapi resesi ekonomi pada tahun 2023 mendatang.

Istimewa
Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan acara puncak Indonesia Development Forum (IDF) 2022 yang mengusung tema 'The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigm for Indonesia’s Economic Transformation' di Bali, pada 21-22 November 2022. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kementerian PPN/ Bappenas menyelenggarakan acara puncak Indonesia Development Forum (IDF) 2022 yang mengusung tema ‘The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigm for Indonesia’s Economic Transformation” di Bali, pada 21-22 November 2022. 

“Kementerian PPN/ Bappenas ingin mengajak pemangku kepentingan untuk mari kita berpikir kembali, menyusun kembali strategi kita ke depan, dalam rangka reindustrialisasi, menempatkan industri dalam peta Indonesia, makro Indonesia, untuk percepatan pembangunan, untuk  kesejahteraan,” ungkap Menteri PPN / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, senin 21 November 2022. 

Reindustrialisasi akan menjadi kunci penting transformasi ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia, peningkatan share industri pengolahan terhadap produk domestik bruto juga menjadi prioritas.

“Industrialisasi ke depan harus menjawab kebutuhan lifestyle baru, yang sustainable, smart, and functional. Konsumen-konsumen kita semakin pandai, semakin smart, maunya affordable dan canggih. Dengan demikian, juga model-model bisnis akan berubah, permintaan tenaga kerja berubah dan demikian juga cara pembiayaan juga berubah,” ujar Menteri Suharso.

IDF 2022 dimulai dengan kuliah umum “The Importance of Structural Transformation in the Manufacturing Sector to Support Post-pandemic Economic Recovery and Sustained Growth” dari Minister of the Popular Power for Planning Venezuela periode 1992-1993 Ricardo Hausmann, tanggapan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2016-2019 Bambang Brodjonegoro.

Di Marketplace Sessions, IDF 2022 memberikan ruang interaksi dan bertukar ide serta gagasan terkait masa depan industrialisasi untuk pembangunan Indonesia. 

“Selain membahas tentang masa depan industrialisasi Indonesia dan perannya untuk mencapai Visi Indonesia 2045, IDF juga menjadi ajang diluncurkannya Rencana Induk Pengembangan Industri Digital Indonesia 2023-2045 dan Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan 2022-2045,” sambung, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti.

Baca juga: Dunia Diramal Resesi pada 2023, Airlangga: Minyak Sawit Bisa Hindarkan Indonesia dari Resesi

Acara Puncak IDF 2022 bertema ‘The 2024 Development Agenda: New Industrialization Paradigm for Indonesia’s Economic Transformation’ digelar sebagai penutup rangkaian IDF IDEA Series 2022: Inspire, Imagine, dan Innovate yang telah berlangsung sepanjang 2022.

IDF menghasilkan masukan bagi strategi pembangunan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan nasional.

IDF juga menjadi ajang partisipasi publik dan mitra pembangunan untuk ikut aktif terlibat dalam diskursus pembangunan nasional.

Ketika disinggung mengenai rencana IDF yang nantinya akan dihadapkan juga pada ancaman resesi global pada Tahun 2023 mendatang, Suharso mengatakan transformasi ekonomi akan menjadi ketahanan ekonomi nasional kedepannya. 

“Transformasi ekonomi bukan kita lakukan lalu dihadang dengan resesi justru transformasi ekonomi menguatkan daya mampu kita sehingga keadaan apapun membuat ekonomi indonesia teruji jadi jangan dihadapkan (dengan resesi 2023),” tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved