Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

WNA Surfing Selamatkan Nyawa Remaja Terseret Arus di Pantai Keramas, Gianyar, Bali

Seorang WNA yang tengah surfing berhasil selamatkan nyawa seorang remaja yang terseret arus di Pantai Keramas, Gianyar, Bali.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa
WNA asal Jerman yang selamatkan remaja terseret arus di Pantai Keramas, Gianyar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seorang warga Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali bernama Gusti JE (14) nyaris terseret arus saat mandi di Pantai Keramas, Minggu 20 November 2022 sore.

Sebab saat terseret arus hingga pingsan, ia langsung diselamatkan oleh seorang warga Jeman yang kebetulan sedang bermain surfing di sana. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, Senin 21 November 2022 membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Namun Dibya tak mengetahui bagaimana awal kejadian hingga remaja tersebut terseret arus.

Namun berdasarkan keterangan warga, korban sebelumnya sempat mandi di pantai.

Awalnya, korban terlihat asik mandi di pantai. Namun tiba-tiba korban terseret ke dalam. 

"Saksi melihat korban terserat oleh arus pantai. Korban tidak bisa menepi. Kemudian saksi menelepon balawista. Tak berselang lama datang bantuan dari Balawista," ujar Dibya.

Dibya mengatakan, saat kejadian tim balawista BPBD Gianyar sedang stand by di pos 2 Pantai Maceti tepat pukul 17.25 wita.

Baca juga: Bule Amerika Jatuh ke Jurang Sedalam 25 Meter saat Mendaki Gunung Agung di Karangasem, Bali

Kemudian pihaknya menerima telpon dari salah satu karyawan villa di wilayah TKP.

"Saya ditelepon oleh kariawan Villa Suwan bahwa ada orang mandi di pantai terseret arus," ujarnya.

Saat itu juga, pihaknya langsung meluncur ke TKP.

Saat berada di TKP, pihaknya melihat korban sedang diselamatkan oleh turis yang sedang bermain surfing.

Demi mengoptimalkan evakuasi, pihaknya juga langsung masuk ke air.

"Petugas berhasil menyelamatkan korban dibantu oleh WNA asal Jerman yang kebetulan surfing di depan Villa Suwan," ujarnya.

Menurut Dibya, kondisi ombak saat itu memang tidak bersahabat. Sebab ombak cukup ganas.

Dibya mengimbau masyarakat yang berwisata ke pantai agar berhati-hati jika ingin berenang. Sebab saat ini cuaca sedang ektrim.

"Kita tidak ingin terjadi hal yang tidak kita inginkan. Ada keluarga menunggu di rumah. Sebelum berenang kita harap warga melihat dulu kondisi ombak dan cuaca saat itu," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved