Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia 2022: Usai Ban Kapten 'ONE LOVE', Kini Jersey Timnas Belgia Dikecam FIFA, Ini Alasannya

Jersey timas Belgia di Piala Dunia 2022 Qatar mendapatkan kecaman dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
AFP/ANDREJ ISAKOVIC
Para pesepak bola Timnas Belgia tiba di Bandara Internasional Hamad, Doha, Qatar, Sabtu 19 November 2022 waktu setempat, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia 2022. 

Piala Dunia 2022: Usai Ban Kapten 'ONE LOVE', Kini Jersey Timnas Belgia Dikecam FIFA, Ini Alasannya

TRIBUN-BALI.COM,DOHA – Jersey timas Belgia di Piala Dunia 2022 Qatar mendapatkan kecaman dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Adapun dua jenis jersey timnas Belgia yang mendapatkan kecaman dari FIFA, yakhni jersey tandang dan jersey latihan.

Mengutip dari Metro.co.uk via BolaSport.com jersey tandang Belgia sendiri berwarna putih dengan tulisan LOVE di bagian kerah dalam kostum tersebut.

Tulisan LOVE itu dinilai masih mempromosikan nilai-nilai LGBTQ+ karena berafiliasi dengan festival Tomorrowland, yang juga mempromosikan hal sama.

Oleh karena itu, FIFA meminta agar timnas Belgia mengganti jersey tandang mereka.

Sementara itu, jersey pemanasan Belgia dinilai memiliki maksud yang sama dengan jersey tandang.

Dengan warna pelangi, jersey timnas Belgia dinilai mempromosikan nilai-nilai LGBTQ+.

Jersey Timnas Belgia di Piala Dunia 2022
Jersey Timnas Belgia di Piala Dunia 2022 (footy headlines via TribunKaltim.co)

Selain itu, ada inisial LOVE yang ada dalam jersey pemanasan timnas Belgia itu.

Baca juga: Dukung Inggris, Raffi Ahmad Bawa Rafathar ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Sultan Andara Ga Main-Main!

FIFA pun meminta kepada Belgia untuk mengganti jersey tandang dan jersey latihan mereka di Piala Dunia 2022 kali ini.

Timnas Belgia sendiri akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2022 dengan melawan timnas Kanada pada matchday 1 babak penyisihan Grup F.

Ban Kapten One Love jadi Konflik

Lebih lanjut, selain jersey timnas Belgia, kontroversi terkait dengan pelaksanaan Piala Dunia 2022 Qatar pun bermunculan.

Sebelumnya, sempat terjadi konflik kepentingan antara negara-negara asal Eropa dengan tuan rumah Qatar.

Dalam konflik itu, negara-negara dari Eropa bersikeras ingin menggunakan ban kapten One Love selama gelaran Piala Dunia 2022.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved