MotoGP

MV Agusta Yang Pernah Berjaya di MotoGP Dari Tahun 1950 Dibeli KTM, Piere Ungkap Hal Ini

MV Agusta menjadi salah satu pabrikan yang memiliki sejarah di dunia balap MotoGP, namun pabrikkan tersebut hanya bertahan beberapa tahun saja.

Manan VATSYAYANA / AFP
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing asal Portugal, Miguel Oliveira, mengendarai motornya selama Grand Prix MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 2 Oktober 2022. 

TRIBUN-BALI.COMKabar MotoGP, Saham milik MV Agusta dibeli KTM, mungkinkah ini pertanda MV Agusto kembali ke MotoGP?

KTM baru-baru ini mengkonfirmasi jika saham MV Agusta telah dibeli.

Diketahui jika MV Agusta merupakan salah satu pabrikan yang pernah ada diajang MotoGP pada tahun 1950-an.

MV Agusta menjadi salah satu pabrikan yang memiliki sejarah di dunia balap MotoGP, namun pabrikkan tersebut hanya bertahan beberapa tahun saja.

Baca juga: Paolo Ciabatti Mengaku Lebih Memilih Maverick Vinales Dibandingkan Marc Marquez

Pabrikan asal Italia tersebut, masuk ke dalam jajaran pabrikan dengan koleksi juara dunia terbanyak.

Jika dibandingkan dengan pabrikan seperti Ducati yang sama-sama dari Italia, MV Agusta jelas lebih unggul.

Sejak tahun 1950, MV Agusta sudah mengoleksi 18 gelar juara dunia, pabrikan Italia tersebut hanya kalah dari Honda yang sudah mengoleksi 21 gelar juara dunia.

MV Agusta juga berhasil melahirkan pembalap seperti Giacomo Agostini, yang sukses meraih tujuh gelar juara dunia secara beruntun.

Setelah sebagian sahamnya dibeli oleh KTM, tentunya banyak yang berspekulasi bahwa MV Agusta akan kembali ke MotoGP.

Baca juga: Aprilia Racing Kini Ditukangi Teknisi Suzuki Ecstar dan Menjadi Tim Maverick Vinales

Ditambah kemenangan Ducati dan pertumbuhan Aprilia yang sangat pesat, MV Agusta diharapkan muncul sebagai pesaing dengan sejarah panjangnya dibawah kendali KTM.

Namun harapan tersebut tampaknya belum akan terwujud dalam waktu dekat, karena sudah dikonfirmasi langsung oleh CEO Pierer Mobility AG, Stefan Pierer.

KTM membeli saham MV Agusta bukan untuk keperluan MotoGP, melainkan lebih untuk keperluan komersial.

“Keberhasilan kami dalam produksi didasarkan pada fakta bahwa kami menggunakan platform teknis,” ucap Pierer dikutip BolaSport.com dari Tuttomotoriweb, Sabtu 26 November 2022.

“Yaitu platform mesin berdasarkan model dari industri otomotif dan ditujukan untuk kelompok sasaran yang berbeda dengan desain dan orientasi produk yang sesuai.”

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved