Serba Serbi

Rabu Kliwon Gumbreg, Baik Buruknya Hari Ini 30 November, Tidak Baik Melakukan Hubungan Suami Istri

Kala Jengking, baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ilustrasi sembahyang - Rabu Kliwon Gumbreg, Baik Buruknya Hari Ini 30 November, Tidak Baik Melakukan Hubungan Suami Istri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Rabu 30 November 2022 merupakan Rabu Kliwon wuku Gumbreg menurut kalender Bali.

Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.

Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.

Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.

Baca juga: Otonan Rabu Kliwon Gumbreg, Umur Capai 90 Tahun, Nasibnya?

Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.

Untuk Rabu 30 November 2022 inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.

Carik Walangati, tidak baik untuk melakukan pernikahan, ngaben dan membangun rumah.

Dadig Krana, baik untuk menanam tebu, mentimun.

Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), bersenggama atau hubungan suami istri.

Kajeng Kipkipan, baik untuk membuat dungki (keranjang kecil tempat ikan).

Kajeng Rendetan, baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.

Kala Jangkut, baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Jengking, baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring.

Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved