Ledakan Bom di Bandung
Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Polda Bali Perketat Pintu Masuk Bali
Pasca terjadinya ledakan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Polda Bali kini perketat pintu masuk ke Bali.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali sampaikan tindak lanjutnya usai bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada Rabu 7 Desember 2022 pagi tadi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Rabu 7 Desember 2022.
Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, Polda Bali akan memperketat pintu masuk ke wilayah Bali.
Pengetatan dilakukan pada pelabuhan, bandara, dan terminal yang ada di seluruh Bali.
Lebih lanjut, pada jalur masuk tersebut, Polda Bali melakukan pemeriksaan terhadap identitas masyarakat yang akan memasuki wilayah Bali.
Selain pemeriksaan identitas, barang bawaan masyarakat juga akan diperiksa oleh personel terkait
“Ya tentunya kami melakukan pengetatan di jalur masuk ke Bali. Sekarang kami masih melaksanakan Operasi Cipta Kondisi jalur masuk ke Bali dalam hal ini pelabuhan, bandara, dan terminal lebih ditingkatkan.”
“Pengawasan terhadap orang-orang yang datang. Di sana juga barang bawaannya akan dilakukan pemeriksaanan,” jelas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto.
Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung Bawa 2 Peledak, Identitas Pelaku Tersebar di WA
Tak hanya melakukan pengetatan di sejumlah pintu masuk Bali, Polda Bali juga disebut akan melakukan pengetatan di Polsek, hingga Polres/Polresta di wilayah hukum Polda Bali.
“Penjagaan Polda , Polres/Polresta dan Polsek jajaran dengan adanya kejadian bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung tersebut lebih ditingkatkan dalam pengamanan terutama bagi masyarakat yang masuk ke Mako (Markas Komando),” pungkas Kabid Humas Polda Bali saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Rabu 7 Desember 2022.
Pagi tadi, Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat digegerkan dengan ledakan bom bunuh diri.
Mulanya pelaku memaksa masuk ke Polsek Astana Anyar pada pukul 08.15 WIB yang dimana saat itu Polsek Astana Anyar tengah melaksanakan apel pagi.
Pasalnya, pelaku membawa dua bahan peledak.
Sebanyak 3 personel kepolisian mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Sementara itu, pelaku yang diduga bernama Agus Sujatno (34) alias Abu Muslim bin Wahid tersebut mati di tempat dengan keadaan mengenaskan.
Kabarnya Agus Sujatno merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah ditahan di Lapas Nusakambangan.
Agus Sujatno alias Abu Muslim bin Wahid tercatat pernah merakit bom bersama dengan Yayat Cahdiat alias Abu Salam.
(*)