Human Interest Story
Kisah Seorang Disabilitas Tuna Daksa Ariasih, Punya Usaha Kerajinan Tangan Online
Kisah Ni Kadek Ariasih, seorang Daksa Fisik yang memiliki usaha kerajinan tangan online
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Siapa bilang menjadi seorang penyandang disabilitas membuat seseorang menjadi tak produktif dan tak mandiri.
Hal tersebut tentunya tak berlaku di Ni Kadek Ariasih (30) asal Singakerta, Ubud, Gianyar.
Sejak lahir menjadi penyandang disabilitas Daksa Fisik, mengharuskan ibu satu anak ini beraktivitas menggunakan tongkat karena kakinya yang tak bisa berjalan dengan normal.
Seiring berjalannya waktu, Ariasih pun mulai terbiasa dengan kondisinya.
Baca juga: KISAH Hery Kartono, Relawan asal Indonesia di Piala Dunia 2022, Ketua Akreditasi Stadion Al Thumama
Terlebih kini ia sudah menikah dan memiliki seorang putra yang masih berusia 3 tahun.
“Saya selain ibu rumah tangga juga bekerja di salah satu Balai Sosial ya masakin anak-anak asrama di sana. Selain itu punya usaha kerajinan tangan online,” katanya, Selasa 19 Desember 2022.
Kini ia bersyukur sudah bisa berjalan menggunakan satu tongkat, tentunya kondisi ini berbeda dengan dulu saat ia hanya dapat beraktivitas di atas kursi roda.
“Kalau sekarang sudah mandiri bisa melakukan aktivitas sendiri,” imbuhnya.
UMKM kerajinan tangan yang ia jual seperti tas, gantungan kunci dan lainnya.
Adapun akun sosial media tempatnya berjualan yakni di Instagram dengan username @ary_acrylic_handmade.
Ia pun mengerjakan semua kerajinan tersebut sendiri untuk dijual langsung.
“Kebetulan saya menerima pre-order dan membuat sendiri. Ada beberapa pembeli dari Bali dan luar Bali. Saat Covid-19 tidak ada pemasukan dari UMKM dan saat ini sudah ada lagi orderan dan mulai masuk,” jelasnya.

Ariasih mengatakan dalam sebulan ia bisa mendaptkan omset kotor hingga Rp 3 juta.
Ia pun berharap dapat selalu meningkatkan kualitas dan jenis produk yang ia jual.
“Harapannya bisa meningkatkan UMKM kerajinan tangan, dan produksi kerajinan usaha saya. Dan semoga masyarakat lebih bisa mengenal produk saya,” tutupnya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar