Natal di Bali
Perayaan Natal di Badung Dijaga Ketat, Polres Badung Turunkan 130 Personil Untuk Jaga Gereja
Perayaan Natal di Badung Dijaga Ketat, Polres Badung Turunkan 130 Personil Untuk Jaga Gereja dan Rumah Ibadah
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Aparat kepolisian Polres Badung akan melakukan penjagaan ketat pada perayaan natal yang akan berlangsung pada Minggu 25 Desember 2022. Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, terlebih terjadinya bom di Bandung yang meresahkan warga.
Bahkan semua gereja maupun tempat ibadah akan dijaga ketat dengan menurunkan ratusan personil untuk menjaga semua gereja dan tempat ibadah tersebut. Untuk memperlancar penjagaan tersebut Kepolisian Resor Badung pun melaksanakan apel kesiapan Operasi Lilin Agung 2022 di lapangan Mapolres pada Jumat 23 Desember 2022.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang memimpin apel tersebut mengatakan bahwa apel kesiapan Ops Lilin Agung 2022 dilaksanakan dalam rangka Pengamanan Hari raya Natal 2022 dan pengamanan Nataru 2023 di Wilayah hukum Polres Badung.
"Tujuan apel ini tiada lain, untuk mengecek kesiapan ini personil yang melaksanakan pengamanan Natal 2022 dan pengamanan Tahun Baru 2023," tegasnya.
Apel yang dihadiri Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, SH, PJU Polres Badung, Kapolsek jajaran dan seluruh Kasatgas Operasi, Padal pengamanan Gereja maupun rumah ibadah itu diungkapkan bahwa Polres Badung akan menurunkan 130 personil untuk pengamanan natal. Bahkan semua personil tersebut sudah mendapat sprin dan bertugas di beberapa gereja yang ada di wilayah hukum polres Badung.
"Kita pastikan kesiapan personil mulai dari kesiapan sarana, prasarana, SOP, dan Metode pengamanan dilapangan. Bahkan mulai hari ini personil juga akan mulai melakukan penjagaan dengan baik," ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya berharap kegiatan ops Lilin Agung 2022 ini berjalan dengan aman, lancar, tertib dan nyaman. Bahkan kata Kapolres Badung untuk setiap personel yang terlibat Ops maupun tidak akan dilibatkan dalam pengamanan dan penebalan di masing-masing gereja wilayah hukum Polres Badung.
"Saya berharap seluruh personil yang terlibat operasi bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas. Pastikan kesiapan personil, jika ada yang tidak dapat melaksanakan tugas operasi karena sakit misalnya, maka dana yang telah diterima itu harus dikembalikan," Tegasnya.
Untuk mengatisipasi hal yang tidak diinginkan, Kapolres iingatkan kepada seluruh personel dalam melaksanakan pengamanan harus d laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan jangan underestimate (meremehkan) situasi tempat pengamanan, tetap waspada terhadap situasi sekitar pengamanan.
"Penjagaan harus dilakukan dengan ketat. Tetap waspada akan bahaya yang mengancam," pesan Kapolres kepada personilnya.(*)