Natal dan Tahun Baru
Sempat Dilanda Hujan Lebat, Penyebrangan ke Nusa Penida Normal saat Hari Natal 2022
Meski sempat dilanda hujan lebat, aktivitas penyebrangan ke Nusa Penida berjalan normal saat Hari Natal 2022.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Kartika Viktriani
SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Hujan lebat mengguyur perairan Nusa Penida, Minggu (25 Desember 2022).
Meski demikian, aktivitas penyebrangan ke pulau berjuluk The Blue Paradise Island tersebut masih normal
Pengawasan intens tetap dilakukan oleh petugas terkait, karena adanya peringatan dari BMKG terkait potensi terjadinya cuaca extrem di wilayah perairan Nusa Penida dan sekitarnya.
Apalagi cuaca buruk ini terjadi saat adanya lonjakan penumpang menuju ke Nusa Penida saat libur natal.
"Tadi pagi sempat hujan lebat, namun penyebrangan ke Nusa Penida tetap normal," ujar Petugas Syahbandar Wilayah Kerja Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, Dewa Suratnyana, Minggu (25 Desember 2022).
Dirinya menjelaskan, pemantauan kondisi cuaca lebih intensif dilakukan pasca adanya peringatan dari BMKG terkait kondisi cuaca buruk seperti hujan lebat, gelombang tinggi, dan angin kencang di wilayah perairan Nusa Penida.
"Kami selalu pantau perkembangannya. Jika cuaca tidak memungkinkan, aktivitas penyebrangan pasti kami tunda sementara. Tapi kalau pengamatan Minggu (25/12/2022) pagi, penyebrangan masih memungkinkan. Pagi saja sudah ada 4 keberangkatan ke Nusa Penida (Pelabuhan Sampalan)," jelas Suratnyana.
Baca juga: Insiden Nusa Penida, Kemenhub akan Perkuat Jembatan Penghubung ke Ponton
Sementara diakuinya saat ini sudah ada peningkatan aktivitas penyebrangan ke Nusa Penida, terkait libur natal dan tahun baru.
Peningkatan ini sudah teramati sejak Kamis (22 Desember 2022) lalu.
"Ada peningkatan aktivitas penyebrangan sekitar 40 persen. Ini teramati mulai awal libur, Kamis (22/12/2022) lalu," ungkap Suratnyana.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Situasi-Pelabuhan-Tri-Bhuana-Desa-Kusamba-Klungkung-25.jpg)