Berita Bangli

Gedung Baru RSU Bangli, Mulai Efektif Pertengahan Januari 2023

Pembangunan gedung baru RSU Bangli telah usai. Gedung bernama I A dan I B ini memiliki berbagai fasilitas baru yang sebelumnya tidak ada di RSU Bangli

Muhammad Fredey Mercury
Gedung baru RSU Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pembangunan gedung baru RSU Bangli telah usai. Gedung bernama I A dan I B ini memiliki berbagai fasilitas baru yang sebelumnya tidak ada di RSU Bangli. Pihak manajemen memastikan dua gedung empat lantai ini mulai efektif pada pertengahan Januari 2023.

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSU Bangli, dr. I Dewa Oka Darsana, Sp.An, Rabu (28/12/2022). Ungkapnya berbagai fasilitas maupun pelayanan baru yang disediakan. Mulai dari pelayanan di intensive care, yang kini sudah tersedia intensive care untuk jantung (ICCU). "Selain itu di intensive care juga sudah tersedia layanan PICU, yang merupakan pelayanan pediatri," ungkapnya.

Selain itu pelayanan cuci darah atau hemodialisa dari yang awalnya 16 unit bed, kini di gedung baru ditambah 18 unit. Begitupun dengan kamar operasi yang juga mengalami penambahan. "Awalnya kami hanya memiliki empat kamar operasi yang konvensional, kini RSU Bangli telah memiliki enam kamar operasi dengan spesifikasi terbaik yang ada. Dan tahun depan astungkara kami sudah bisa melayani operasi bedah saraf dan layanan onkologi," jelasnya.

Begitupun dengan alat CT Scan yang sebelumnya mengalami kerusakan, sehingga pasien yang butuh alat tersebut harus dirujuk ke rumah sakit lain. Di gedung baru ini, dr Oka Darsana menegaskan RSU Bangli telah memiliki alat CT Scan baru, dan telah terinstal. 

Dokter Anestesi ini lebih lanjut memaparkan fasilitas pelayanan di masing-masing gedung. Mulai dari Gedung I A, untuk lantai basement ada unit penunjang diagnostik berupa radiologi dan laboratorium. Pada lantai I merupakan Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan obstetri emergency, ruang isolasi emergency lengkap dengan ruangan screening dan tempat dekontaminasi. "Di lantai II ada layanan Ponek, layanan, ruang perinatologi dan NICU. Kemudian di lantai III merupakan layanan intensive care. Ada ICU, PICU, ICCU, dan ruang isolasi intensif," sebutnya.

Sementara di Gedung I B, pada lantai basement ada poliklinik. Lantai I ada Poliklinik dan Unit Hemodialisa, Lantai II terdapat unit CSSD, Persiapan operasi, dan Pemulihan operasi. "Dan lantai III merupakan kamar operasi yang terdiri dari 6 kamar dengan standar terbaik yang terdiri dari 4 kamar oprasi ukuran standar dan 2 kamar oprasi ukuran besar dengan pelapis timbal untuk tindakan dengan radiasi," jelasnya.

Ditambahkan pula, gedung baru RSU Bangli telah diserahterimakan Selasa (27/12/2022). Pada serah terima tahap awal ini masih ada masa pemeliharaan selama 360 hari.

Pasca serah terima, pihak manajemen RSU Bangli akan segera menggelar upacara pemelaspas gedung baru pada Jumat (30/12/2022). Selanjutnya mulai tanggal 1 Januari akan dilakukan pemindahan alat-alat medis dari gedung lama, yang diperkirakan butuh waktu dua pekan. 

"Ada beberapa item alat kedokteran yang memerlukan tim khusus untuk perpindahannya. Seperti misalnya radiologi. Oleh sebab itu kami agendakan perpindahan sampai pertengahan Januari, sehingga di pekan ketiga sudah bisa mulai efektif pelayanannya," ucap dia. 

659 Undangan Peresmian Gedung I A dan I B RSU Bangli dilaksanakan Jumat (30/12/2022). Ada total 659 undangan yang diharapkan hadir dalam acara seremonial ini. Mulai dari Wamenkes RI, Gubernur Bali, Bupati Bali, Bupati Gianyar, Kapolda Bali, Kadiskes Provinsi Bali, Kadis Kesehatan se-Bali, Direktur Rumah Sakit seluruh Bali, Direktur RS Swasta yang terkoneksi dengan RSU Bangli, DPRD Bangli, Fekopimda Bangli, Kepala OPD, hingga Bendesa se-Bangli. 

"Karena acara seremonial ini berskala nasional, tentunya akan ada dampak bagi masyarakat sekitar terkait arus lalu lintas. Karenanya kami telah berkoordinasi dengan Polres Bangli, Dinas Perhubungan, dan Pecalang Banjar Kawan, Bangli agar nanti tidak mengganggu aktifitas warga yang ada di sekitar RSU Bangli," ungkapnya.

Sementara Kabag Ops Polres Bangli Kompol I Ketut Maret mengungkapkan, pengalihan arus lalu lintas di jalur Brigjen I Gusti Ngurah Rai dimulai pukul 08.00 wita hingga acara usai. Jalur utama kota Bangli itu dimanfaatkan untuk undangan yang diprioritaskan. 

"Penutupan jalur dimulai dari patung Adipura. Pengguna jalan dari arah selatan maupun sebaliknya, akan diarahkan lewat jalan merdeka yang akan dibuka untuk dua jalur. Terkait pengamanan jalur ini, kami melibatkan 100 personel termasuk Dishub Bangli demi kelancaran kegiatan," tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved