Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Jalan Jebol Pejeng Rampung Dibangun, Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, melalui rekanannya akhirnya merampungkan pembangunan jalan penghubung Desa Pejeng Tengah dengan Desa Pejeng

Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra saat meninjau proyek jalan penghubung Desa Pejeng Tengah dengan Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Minggu 1 Januari 2023 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, melalui rekanannya akhirnya merampungkan pembangunan jalan penghubung Desa Pejeng Tengah dengan Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring akhirnya rampung akhir tahun 2022 kemarin. Jalan yang terletak di Banjar Kelusu dan Panglan itu jebol pada 15 November 2021 lalu akibat terowongan tanah di bawahnya terkikis. Pembangunanya menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar. 

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Minggu 1 Januari 2023 menjelaskan bahwa pihaknya telah melihat kondisi terakhir jalan tersebut. Kata dia, jalannya kini berupa jembatan, dan tertata sangat rapi. Bahkan, estetika jalan itu kini mempercantik wajah desa setempat. 

"Kualitas jembatan cukup bagus, jalan menjadi lebih lebar dan desa tertata lebih indah," ujarnya.

Pihaknya pun meminta agar masyarakat ikut menjaga infrastruktur tersebut, dengan berbagai hal. Yakni, tidak membuang sampah di bawah jembatan dan tidak memarkirkan kendaraan berat di atas jembatan. Sebab jembatan dirancang untuk dilintasi, bukan menjadi lokasi parkir. Jika menjadi tempat parkir atau ada kendaraan besar yang berhenti lama di atas jembatan, maka hal itu dapat mempercepat kerusakan pondasi jembatan. 

"Mari kita jaga insfrastuktur yang sudah kita buat dengan anggaran yang besar agar tetap berguna bagi masayakat," harapnya.

Berdasarkan data Pemkab Gianyar, proyek jembatan ini dikerjakan pada  24 Juni 2022, dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,5 miliar lebih. Dan, rekanan yang beruntung memenangkan tender proyek ini adalah CV Nusantara Karya Konstruksi beralamat di Jalan Raya Bukit Jati, Kelurahan Samplangan, Gianyar. 

Terkait  anggaran, Mahayastra mengungkapkan pendanaan proyek bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar. Menurut dia, akses ini sendiri keberadaannya cukup vital bagi masyarakat. Sebab menjadi jalur masyarakat menuju Ubud. Karena itu, ditengah keterbatasan anggaran kala itu, Mahayastra menegaskan bahwa akses ini harus segera diperbaiki. 

"Sempat tidak mendapatkan penganan dengan cepat karena pandemi covid-19 yang mengharuskan pemkab merefokusing anggaran. Akibatnya selama tujuh bulan lebih jebol, akses masyarakat tersendat tanpa kepastian. Astungkara saat ini jembatan sudah rampung," ujarnya. 

Berdasarkan catatan Tribun Bali, jalan tersebut jebol pada 15 November 2021. Hal itu dikarenakan pondasi jalan yang merupakan tanah, dan terdapat terowongan air tiba-tiba jebol. Mirisnya, hal tersebut terjadi saat jalan tersebut baru saja dihotmix. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Sebab merupakan jalur menuju ke Ubud atau ke Kota Gianyar.

Dikarenakan jalan itu begitu penting, sehingga tak sedikit pengguna jalan yang nekat melintas di atas jelan jebol ini. Meskipun terdapat jurang belasan meter di bawahnya, serta jalan yang sewaktu-waktu bisa jebol kembali. Sebab di bawah sisa hotmix, pondasinya hanya tanah liat yang sangat labil ketika diguyur hujan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved