Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Tertimpa Longsor, Pelayanan Air Daerah di Kota Gianyar Terganggu

gangguan pelayanan air Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Gianyar terganggu

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Tanah longsor ganggu pelayanan air ke masyarakat di Kota Gianyar sejak Sabtu 7 Januari 2023 - Tertimpa Longsor, Pelayanan Air Daerah di Kota Gianyar Terganggu 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan lebat yang mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Gianyar, Bali sejak beberapa hari lalu, menyebabkan gangguan pelayanan air Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Gianyar terganggu sejak Sabtu 7 Januari 2023.

Namun gangguan ini hanya di zona Kota Gianyar.

Hal itu dikarenakan jaringan pipa di Gigit pecah akibat tanah longsor.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu 8 Januari 2023, masyarakat di Kota Gianyar, salah satunya lingkungan Pasdalem, telah dibawakan air tanki oleh Tirta Sanjiwani.

Baca juga: Cuaca Buruk Melanda Bangli Sepekan Terakhir, Curah Hujan Tinggi Sebabkan Pohon Tumbang dan Longsor

Mereka pun telah menampung air tanki itu menggunakan ember.

Berharap air itu bisa digunakan sampai Minggu sore ini.

Dirut Perumda Tirta Sanjiwani, Made Sastra Kencana mengatakan, gangguan pelayanan ini akibat kerusakan jaringan akibat longsor.

Kata dia, perbaikannya membutuhkan waktu yang relatif lama.

Sebab titik kerusakan berada di medan yang sulit.

"Kami telah melakukan berbagai langkah, mulai dari menyisir jaringan pipa yang tertimpa tanah longsor. Penanganan perbaikan kebocoran memerlukan waktu karena medan pipa yang terkena longsor agak sulit," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya agar pelayanan bisa kembali normal.

"Berupaya terus agar segera pelayanan ke masyarakat pelanggan segera normal kembali. Karena membutuhkan waktu lama dalam perbaikan jaringan di MAP Gigit, maka pelayanan untuk sementara pada daerah yang terdampak (lingkungan Pasdalem, Abianbase Jalan Dipta) dapat melalui layanan mobil tangki dan diupayakan dibantu suplay dari zona lain," ujar Sastra.

Setelah melakukan kerja keras, Sastra mengatakan, pihaknya pun telah berhasil memperbaiki kerusakan jaringan ini.

"Saat ini kondisi sudah normal. Mudah-mudahan tak ada bencana lagi," ujarnya.

Gangguan layanan akibat bencana tak hanya terjadi kali ini saja.

Pada 17 Oktober 2022 pasca tanah longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Payangan merusak bangunan penangkap air (intake) milik PT Bali Bangun Tirta (BBT).

Kerusakan itu menyebabkan 17 zona pelayanan, yang melingkupi 13.131 sambungan rumah (SR) terganggu.

Zona yang terdampak tak hanya di kawasan yang dekat dengan Payangan.

Namun tersebar sampai ke Kota Gianyar.

Sementara hal paling tak terduga lainnya adalah pada Juni 2021.

Di mana pada saat hujan lebat disertai petir di wilayah Kota Gianyar, panel pompa milik Tirta Sanjiwani yang menyuplai air ke rumah warga rusak akibat tersambar petir.

"Jadi, gangguan yang terjadi kerap disebabkan oleh alam, sehingga kita tak bisa prediksi kapan pelayanan akan terganggu. Semoga pelanggan memahami," tandasnya. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved