Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Penjual Lato-lato di Denpasar Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Per Hari, Berawal dari Iseng

Penjual Lato-lato di Denpasar Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Per Hari, Berawal dari Iseng

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Zaenab, pedagang lato-lato di Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Lato-lato kini menjadi permainan yang viral termasuk di Denpasar sejak akhir Desember 2022 kemarin.

Semakin digandrunginya permainan ini dimanfaatkan untuk menjadi ladang cuan oleh pedagang.

Salah satunya oleh salah seorang penjual lato-lato bernama Zaenab (40).

Zaenab mulai berjualan lato-lato pada Jumat 6 Januari 2023 lalu.

Zaenab sebenarnya adalah pedagang buah sekaligus meubel di Jalan Letda Tantular, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur.

Kemudian dengan modal coba-coba dirinya ikut berjualan lato-lato.

Tidak disangka, pembeli lato-latonya cukup ramai. 

Dalam sehari, ia bahkan pernah menjual sampai 100 buah lato-lato atau senilai Rp 1 juta.

"Pas lagi viral, iseng-iseng aslinya, mungkin rejeki saya di sini. Kemarin sehari dapat jualan 80 buah atau sekitar Rp 800 ribu. Paling tinggi pernah jualan Rp 1 juta sehari dari pagi pukul 10.00 Wita sampai 00.00 Wita," katanya pada Selasa 10 Januari 2023.

Selama 5 hari berjualan, Zaenab mengaku, sudah mengantongi keuntungan bersih sampai Rp 1,5 juta. 

Awalnya ia menjual 50 buah lato-lato saja. Ternyata laku semua, dan ia mengambil lagi 150 buah.

"Dari pukul 14.00 Wita sampai malam habis 100 buah. Sekarang yang tergantung ada sekitar 150 buah lagi,” kata perempuan asli Jember ini.

Untuk lato-lato yang ia jual, tidak memiliki perbedaan kualitas dan harga. 

Lato-latonya tersedia sebanyak enam warna, mulai dari hijau, pink, kuning, oranye, biru, putih, dan merah. 

Menurut Zaenab, lato-lato ini ia peroleh langsung dari agen di Surabaya, Jawa Timur. 

Dengan membelinya di agen luar Bali, diakuinya, ia bisa menjual dengan harga lebih murah yakni Rp 10 ribu per buah. 

"Kalau ngambil di agen sini, jadinya jual mahal. Bisa Rp 12 per buah atau Rp 15 ribu per buah," katanya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved