Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Peringatan Hari Arak Bali Memacu Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Perajin

Masyarakat Kritis Diajak Memerangi Peredaran Arak Gula, Karena Mengancam Kesejahteraan Petani dan Perajin

Tayang:
Istimewa
Peringatan Hari Arak Bali Memacu Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Perajin 

Selanjutnya, arak gula mematikan citarasa dan branding arak Bali, serta arak gula membahayakan kesehatan masyarakat, karena disebutkan di dalam destilasinya arak gula mengandung ragi dan tentu bertentangan dengan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta membeberkan perkembangan positif yang dihasilkan oleh implementasi Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Kata Wayan Jarta, jumlah perajin/petani Arak Bali mengalami peningkatan dari 920 KK di Tahun 2019 menjadi 1.486 KK pada Tahun 2022.

Kemudian, jumlah tenaga kerja dari 1.820 orang di Tahun 2019 meningkat pesat menjadi 4.458 tenaga kerja pada Tahun 2022.

“Hal ini juga diiringi oleh jumlah koperasi yang menjadi distributor Arak Bali, dimana sampai tahun 2022 ada sebanyak 9 koperasi dengan jumlah varian produk/merk minuman beralkohol berbahan baku Arak Bali yang sudah dijual secara legal di tempat-tempat penjualan eceran mencapai 12 merk dagang di tahun 2021, kemudian naik menjadi 32 merk dagang pada tahun 2022,” pungkasnya.

Kumpulan Artikel Bali

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved