Liga Italia
AC Milan Kehilangan Jati Dirinya, Usai Tumbang Melawan Lazio, Kini Giliran Sassuolo
Kekalahan ini cukup mengejutkan, mengingat AC Milan saat ini tengah berjuang berada di posisi terbaiknya.
TRIBUN-BALI.COM – AC Milan kembali menelan kekalahan, pada pekan ke 20 Serie A Liga Italia bahkan mereka tumbang dengan skor 2-5 menghadapi Sassuolo.
Kekalahan ini cukup mengejutkan, mengingat AC Milan saat ini tengah berjuang berada di posisi terbaiknya.
Namun, skuad Stefano Pioli nampaknya benar-benar dalam kondisi yang tidak sehat.
Baca juga: AC Milan Tumbang dan Menyerah Kejar Gelar Juara Liga Italia Usai Kalah Dari Sassuolo
Cuma berselang sepekan setelah kalah telak 0-4 dari Lazio, Milan harus kembali menelan hasil memalukan.
AC Milan kembali menelan kekalahan 2-5 dari Sassuolo di San Siro pada pekan ke-20 Liga Italia 2022-2023, Minggu (29/1/2023).
Kekalahan ini menghasilkan deretan fakta menyeramkan bagi Rossoneri, juara bertahan Serie A musim lalu.
Pada laga melawan Sassuolo, gol-gol dari Gregoire Defrel (19'), Davide Frattesi (21'), Domenico Berardi (30'), Armand Lauriente (47' pen.), dan Matheus Henrique (79') mengirim AC Milan ke jurang krisis yang lebih dalam.
Penyelesaian apik Olivier Giroud via ayunan kepala pada menit ke-23 dan sepakan lengkung cantik Divock Origi (81'), belum cukup mengangkat Milan dari terpaan hasil-hasil buruk.
Berikut rangkuman fakta-fakta suramnya periode AC Milan saat dilumat Sassuolo 2-2 di San Siro:
6 Laga Beruntun Tak Pernah Menang, Milan Bobol Rata-rata 2,8 Gol
AC Milan, yang berstatus juara bertahan Liga Italia Serie A, kini tak pernah menang dalam 6 laga beruntun di semua ajang.
Pada periode itu, gawang tim beralias Il Rossoneri tercatat jebol 17 kali, atau rata-rata 2,8 gol per gim, alasan yang makin menguatkan agar Milan mendepak Tatarusanu yang hadir saat pelapis kiper utama Milan, Mike Maignan cedera.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penyerang-ac-milan-asal-portugal-rafael-leao-bereaksi-selama-kontra-lecce.jpg)