Terry Palmer Hotelier Hadir di Bali, Dekatkan Pelayanan Bath & Bed Linen Industri Pariwisata
Terry Palmer Hotelier Hadir di Bali, Dekatkan Pelayanan Bath & Bed Linen Industri Pariwisata
TRIBUN-BALI.COM - Peran sektor pariwisata sangat besar sebagai penyumbang devisa negara. Akan tetapi, pandemi covid-19 membuat jumlah wisatawan mancanegara pada sektor pariwisata turun drastis hingga 75 persen di tahun 2020.
Tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi oleh para pelaku di sektor pariwisata. Dalam memulihkan kondisi pariwisata yang terpuruk, diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan minat wisatawan hingga kestabilan ekonomi di industri pariwisata.
Mengutip dari Badan Pusat Statistik, sepanjang tahun 2022 kunjungan wisatawan Bali mengalami pertumbuhan yang signifikanm.
Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya penyelenggaraan event nasional hingga internasional serta kelonggaran kebijakan yang menarik minat wisatawan untuk kembali mengunjungi Provinsi Bali.
Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Hari Ini 30 Januari 2023 Ibu Mayang Menemukan Askara, Ini yang Dilakukan Al
Tercatat jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Provinsi Bali mencapai 12 ribu per hari, sedangkan wisatawan domestik berada di angka 11 ribu per hari.
Pertumbuhan yang terjadi mengharuskan pelaku industri pariwisata berlomba - lomba untuk memperbaiki layanan, fasilitas, serta kualitasnya.
Salah satu hal yang dilakukan untuk beradaptasi terhadap kondisi tersebut adalah ketersediaan produk bath & bed linen berkualitas untuk mengakomodir kebutuhan tamu menginap.
Sementara itu, perubahan fasilitas yang secara massal namun tidak diimbangi oleh ketersediaan produk dari supplier mengakibatkan kualitas yang tidak sesuai dengan permintaan.
Baca juga: Vaksinasi Booster Kedua Pelaku Pariwisata Bali, Dinkes Bali Siapkan 50 Ribu Dosis
Agung Windha seorang expert di hospitality industry mengatakan, “Challenge utama sebagian besar hotel di Indonesia adalah terkendalanya dalam menemukan rekan supplier yang tepat, terlebih saat industri pariwisata sudah mulai bangkit dari masa pandemi”.
Indikator yang menjadi pertimbangan para pelaku di sektor pariwisata dalam menemukan supplier yang tepat di antaranya kestabilan harga produk, ketersediaan barang yang pasti, hingga kualitas produk premium agar end-user (red: tamu) dapat merasakan kenyamanan fasilitas yang ditawarkan oleh hotel dimana tamu tersebut menginap.
Pada pertengahan tahun 2022, Terry Palmer sebagai pemilik merek handuk no.1 di Indonesia menghadirkan unit bisnis baru guna membantu menggairahkan industri pariwisata di Indonesia melalui produk bath & bed linen berkualitas tinggi.
Berbekal pengalaman lebih dari 60 tahun sebagai produsen handuk terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, Terry Palmer mengerti betul bagaimana membuat produk tekstil yang berkualitas dalam kapasitas yang besar, mulai dari produksi pemintalan benang, dilanjutkan pembuatan handuk atau kain, hingga barang jadi yang siap digunakan oleh end-user.
Melalui acara Grand Opening kantor cabang di Bali, Terry Palmer Hotelier bersama beberapa Manager Housekeeper, Purchasing, serta Housekeeper Hotel Community di sekitar wilayah Bali bergerak untuk membangkitkan perekonomian melalui industri pariwisata Indonesia.
Terry Palmer Hotelier hadir sebagai sebuah solusi yang lengkap guna memenuhi kebutuhan bath & bed linen dengan kualitas terbaik di kelasnya.
Ketersediaan yang terjamin dari segi harga, kualitas produk, hingga layanan, merupakan sebuah kunci bagi para pelaku di industri pariwisata untuk dapat bertahan dan beradaptasi dengan kondisi peralihan pariwisata saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Terry-Palmer-Hotelier-Hadir-di-Bali-Dekatkan-Pelayanan-Bath-Bed-Linen-Industri-Pariwisata.jpg)