Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemilu 2024

300 Orang di Bali Gabung Golkar, Sugawa Korry Sebut Kembali ke Kawitan

Ketua DPD Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, saat acara peresmian dan pelantikan sejumlah fasilitas di Kantor DPD Golkar Bali.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Foto bersama antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Anggora DPD RI I Made Mangku Pastika (Undangan), dan sejumlah kader Golkar usai peresmian dan pelantikan fasilitas. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ratusan orang disebut bergabung dengan Partai Golkar di Bali.

Hal tersebut disampaikan, Ketua DPD Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, saat acara peresmian dan pelantikan sejumlah fasilitas di Kantor DPD Golkar Bali pada Jumat 3 Februari 2023.

Pasalnya, jumlah orang yang kembali bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu mencapai 300 orang.

“Ada 300 kader yang sudah masuk, yang sudah tentu kami akan tingkatkan di masing-masing kabupaten,” ujar Sugawa Korry.

Baca juga: Airlangga Hartarto akan Adakan Pertemuan dengan Seluruh Ketua DPD Golkar se-Indonesia di Bali

Baca juga: Koalisi Perubahan Bubar? Surya Paloh: Golkar Jadi Prioritas Dibandingkan PKS dan Demokrat

Foto bersama antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Anggora DPD RI I Made Mangku Pastika (Undangan), dan sejumlah kader Golkar usai peresmian dan pelantikan fasilitas.
Foto bersama antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Anggora DPD RI I Made Mangku Pastika (Undangan), dan sejumlah kader Golkar usai peresmian dan pelantikan fasilitas. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

 

Tak tanggung-tanggung sejumlah politisi kondang, dari beberapa partai politik disebut bergabung dengan Partai Golkar.

Seperti misalnya mantan politisi PDIP asal Tabanan I Wayan Sukaja, hingga Ketua Partai Berkarya Provinsi Bali Dr. Nyoman Diana.

“Seperti misalnya mantan Ketua Partai Berkarya Dr. Nyoman Diana, kemudian ada juga dari yang dulu adalah PDIP calon Bupati Pak Sukaja.

Kemudian ada juga dari demokrat dua periode pak Gung Bawa,” tambah Sugawa Korry.

Pasalnya, porgram “Kembali ke Kawitan” ini merupakan tindak lanjut dari kaderisasi yang getol dilakukan Partai Golkar di Bali.

“Kembali ke Kawitan” dimaknai sebagai orang-orang yang sebelumnya bergabung dengan partai politik lain, akhirnya memutuskan bergabung ke Golkar.

Foto bersama antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Anggora DPD RI I Made Mangku Pastika (Undangan), dan sejumlah kader Golkar usai peresmian dan pelantikan fasilitas.
Foto bersama antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Anggora DPD RI I Made Mangku Pastika (Undangan), dan sejumlah kader Golkar usai peresmian dan pelantikan fasilitas. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

Selain itu, politisi yang mulanya bergabung dengan Golkar dan kemudian sempat pindah partai, juga tergabung dalam program “Kembali ke Kawitan”.

Program “Kembali ke Kawitan” juga ditujukan kepada masyarakat yang dulunya tak dapat mengikuti partai politik lantaran aturan profesi.

Seperti misalnya PNS, hingga TNI-Polri.

“Jadi semakin banyak sekarang anggota masyarakat yang kembali ke kawitan, partai leluhur yaitu Partai Golkar.”

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved