Sponsored Content
Hadiri Rapat Tim BRIDA Badung, Sekda Adi Arnawa Ingin Wujudkan Brand Beras Badung
Adi Arnawa akan mendorong desa di Badung membuat sebuah inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri rapat Tim Perumus dan Evaluasi Kebijakan, Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Pemkab Badung di ruang pertemuan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Puspem Badung, Bali, Selasa 7 Februari 2023.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Badung, Cok Raka Darmawan, Kepala Balitbang I Wayan Suambara, serta Tim BRIDA Badung.
Pada kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih atas terbentuknya Tim Perumus dan Evaluasi Kebijakan, Riset dan Inovasi Daerah yang dilakukan oleh Balitbang.
Diharapkan Tim Perumus dapat memberi pemikiran serta membantu Pemkab Badung dalam membuat sebuah program yang benar-benar dapat mengatasi beberapa permasalahan yang ada di Kabupaten Badung.
Baca juga: Sekda Badung Harap DPR RI Lakukan Revisi jika KUHP Rugikan Pariwisata
Adi Arnawa menyebutkan, bahwa kehidupan di Kabupaten Badung masih tergantung pada sektor pariwisata.
Tidak dapat dipungkiri dengan perkembangan pariwisata berdampak pada alih fungsi lahan yang tidak bisa dibendung.
Terlebih sekarang ini sudah terjawab isu ancaman akan terjadinya krisis ekonomi global di 2023, salah satunya krisis pangan.
Dibutuhkan sebuah terobosan untuk mengatasi dampak dari krisis ekonomi global ini.
Satu diantara misi yang ingin diwujudkan di Badung yakni menjaga ketersediaan pangan, salah satunya beras, sebagai upaya menekan laju inflasi daerah.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Badung melalui Perumda Pasar atau Perumda Pangan Badung berkeinginan untuk membeli gabah petani.
Setelah diambil Perumda Pangan, akan ada proses penyosohan gabah dan sasaran penyaluran beras untuk sementara bagi ASN dengan produk beras premium di bawah harga standar.
“Kami ingin melakukan sesuatu di Badung dengan mempunyai brand beras Badung. Dengan terobosan ini, di mata petani akan ada kepastian bahwa gabahnya dibeli pemerintah. Hal ini juga akan berpengaruh semakin meningkatnya pendapatan petani. Kami sudah melakukan pertemuan dengan instansi terkait, dan pada Oktober nanti masuk pada anggaran perubahan sudah kami siapkan dana 31 M untuk kegiatan tersebut,” tegasnya.
Di samping itu, Adi Arnawa akan mendorong desa di Badung membuat sebuah inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi maupun prestasi yang dimaksud mulai dari inovasi di bidang ketahanan pangan, pengelolaan sampah, pelayanan publik, tata ruang dan lainya, karena Pemkab dapat memberikan dana insentif kepada desa berbasis prestasi.
Untuk itu Tim Pengkaji Balitbang diharapkan dapat mengkaji program tersebut, sehingga nantinya dapat dikemas dalam sebuah lomba yang belum pernah diimplementasikan lewat Mangupura Award.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sekda-Adi-Arnawa-saat-menghadiri-rapat-Tim-Perumus-dan-Evaluasi-BRIDA.jpg)