Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Gubernur Koster Sebut Ekonomi Bali Telah Tumbuh 6,68 Persen

kunjungan wisatawan per harinya mencalai lebih dari 35 ribu orang. Itupun jumlah yang datang ke Bali melalui Badara Ngurah Rai.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Gubernur Koster Sebut Ekonomi Bali Telah Tumbuh 6,68 Persen 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pariwisata Bali telah bisa dikatakan pulih pasca gempuran pandemi covid-19. Sebab kunjungan wisatawan per harinya mencalai lebih dari 35 ribu orang. Itupun jumlah yang datang ke Bali melalui Badara Ngurah Rai. Sementara pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan IV 2022 telah di angka 6,68 persen. Hal tersebut dikatakan Gubernur Bali, I Wayan Koster di Bale Budaya Gianyar saat kunjungan kerja Kabupaten Gianyar  Jumat 10 Februari 2022. 

"Setiap hari  ada 12 sampai 13  ribu wisatawan mancanegara dan 23 sampai 25 ribu wisawatan domestik setiap harinya masuk Bali. Semuanya itu masuk Bali lewat Bandara Ngurah Rai. Pariwisata Bali secara bertahap sudah pulih dan bangkit kembali. Badai telah berlalu," ujar Koster.

Koster pun mengungkapkan dalam memulihkan ekonomi Bali dalam waktu sesingkat ini bukan hal yang mudah. Sebab hal positif ini tak terlepas dari aturan ketat yang dikeluarkannya dalam memerangi covid-19. 

"Di awal, saya lakukan PPKM ketat, saya dibully terus oleh insan pariwisata. Kapan buka, kapan buka. Bagi saya, pemulihan covid-19 lebih penting. Kita selamatkan dulu masyarakat, baru kita bicara ekonomi," ujar Koster.

Pejabat asal Buleleng itu tak menampik bahwa kondisi ekonomi saat buruk saat aturan ketat diberlakukan. "Saat itu ekonomi Bali mengalami perubahan. 2020, ekonomi bali pertumbuhannya mengalami  kontraksi negatif  minus 9,31 persen. Tapi di 2021 mukai mebaik menjadi minus 2,47 persen,"

"Dan, benar-benar membaik di 2022. Pada triwulan I pertumbuhan ekonomi positif di angka 1,46 persen. Lanjut triwulan II menjadi 3 05 persen, triwulan III 8,09 persen dan triwulan IV positif 6,68 persen. PDRB dari 34 provinsi di Indonesia, blBali nomer 4. Mengalahkan semua provinsi yang ada di Jawa. Gitu gubernurnya bekerja, masak dibully. Kalau di bully, kira-kira perlu minum arah nih," ujar Koster yang membuat hadirin tertawa.

Koster mengatakan, meskipun pandemi covid-19 merusak ekonomi Bali. Namun ia juga melihat berbagai hal positif. Pandemi jangan dipandang hanya dari sisi negatif. Tapi juga ada berkah. Karena covid, kita bisa melakukan tata kelola kehidupan, seperti ke pola digital, prilaku hidup sehat, mengatur pelaku usaha pariwisata juga lebih mudah. Dulu sulit, sombong sekali. Sekarang nurut," ujarnya.

"Dan, berkat covid, kita dapat perhatian serius dari pemerintah pusat, karena Bali terdampak berat. Itulah sebabnya kita dapat anggaran triliunan untuk pembangunan Bali di masa covid. Seperti pembangunan kawasan pura suci Besakih, shotcut, dll. Dan anggaran yang kita dapatkan tak ada yang dipotong (refocusing)," kata Koster. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved