Berita Gianyar
Meski Tak Ada Hujan, Pohon Tumbang Masih Hantui Gianyar Bali
Bhabinkamtibmas Desa Saba bersinergi dengan Babinsa Desa Saba Pelda I Wayan Yasa, personel BPBD Gianyar serta masyarakat.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sejak beberapa hari ini, hujan lebat tak lagi terjadi di Kabupaten Gianyar, Bali. Meski demikian, angin kencang kerap muncul.
Karena hal tersebut, bencana pohon tumbang masih terjadi, yang sewaktu-waktu dalam mengancam keselamatan masyarakat
Seperti yang terjadi di Jalan Raya Pinda menuju Sukawati, Banjar Pinda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, pada Minggu 12 April 2026 malam.
Di sana, pohon yang tumbuh di pinggir jalan tumbang, mengganggu akses lalu lintas setempat.
Baca juga: Pohon Tumbang di Jalur Denpasar–Gilimanuk Bali, Dua Mobil Rusak Hingga Pengendara Ada Terjepit
Kondisi ini pun secara cepat ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Saba, Aipda I Nyoman Mara Arta.
Dalam penanganan, Bhabinkamtibmas Desa Saba bersinergi dengan Babinsa Desa Saba Pelda I Wayan Yasa, personel BPBD Gianyar serta masyarakat.
Mereka melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang menutup akses jalan.
Berkat kerja sama solid, proses evakuasi berjalan lancar tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.
Selain melakukan pembersihan, Bhabinkamtibmas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan guna memastikan keamanan selama proses pemotongan berlangsung.
Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
"Kami selalu ada untuk masyarakat, ini merupakan komitmen kami untuk selalu memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat," ujarnya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
| TEGAS! 2 Pegawai Terlibat Narkotika, Tiga ASN Pemkab Gianyar Direkomendasikan Dipecat, Ini Alasannya |
|
|---|
| Tiga ASN Pemkab Gianyar Dipecat, Dua Terlibat Narkotika |
|
|---|
| Industri Pemindangan di Gianyar Hasilkan Rp540 Juta Per Tahun |
|
|---|
| Dari Diragukan Jadi Tumpuan, Mahayastra Membawa Gianyar Ke Era Modern Tanpa Meninggalkan Budaya |
|
|---|
| Yang Dulu Dibuang Kini Bernilai, Kamardiyana Sulap Limbah Upacara Di Gianyar Bali Jadi Pakan Ternak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bencana-Petugas-tengah-melakukan-normalisasi-jalur-pasca-pohon-tumbang-di-wilayah-Banjar-Pinda.jpg)