Liga 1

Mencuat Isu Politik Uang Jelang KLB PSSI, Ini Kata Sekjen

Isu politik uang menyeruak menjelang Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di Hotel Shangri-La Jakarta

https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/sekjen-pssi-yunus-nusi-di-kemenko-polhukam.jpg
Sekjen PSSI, Yunus Nusi saat ditanyai wartawan begitu tiba di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Mencuat Isu Politik Uang Jelang KLB PSSI, Ini Kata Sekjen 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Isu politik uang menyeruak menjelang Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Shangri-La Jakarta pada Kamis 16 Februari 2023 mendatang

Dalam KLB PSSI bakal memilih ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Exco PSSI sudah ditentukan pada 16 Februari 2023. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi menyampaikan, mengenai isu politik uang jika benar terbukti maka bakal secara tegas ditindak komite yang berwenang.

"Ada komite pemilihan dan komite banding, memiliki aturan-aturan yang mengatur tentang itu," kata Yunus Nusi dalam Focus Group Discussion Penyempurnaan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional di Hotel Merusaka, Nusa Dua, pada Jumat 10 Februari 2023 malam.

Baca juga: Kata Iwan Bule Soal Menpora Zainuddin Amali Jadi Cawaketum PSSI : Tidak Diragukan Lagi

Justru jika benar ada temuan demikian, maka seharusnya para pemegang suara termasuk di antaranya asosiasi provinsi (asprov) PSSI dan pemilik klub sudah bisa memberikan penilaian untuk kelaikan menjadi orang nomor satu di tubuh PSSI.

"Silakan tanya ke mereka siapa yang menjanjikan, siapa yang berkampanye siapa yang menyampaikan visi misi biar asprov klub menilai dan memilih siapa yang pantas memimpin PSSI," paparnya.

Namun begitu, ia berharap isu tersebut tidak benar, sebab pemenangan melalui politik uang jelas-jelas tidak bisa ditolerir.

“Pasti lah, di mana pun, organisasi apapun tidak berkenan ketika ada politik uang di dalam meraih kepemimpinan dalam suatu organisasi apalagi sepak bola,” kata Sekjen PSSI.

Sebelumnya berhembus kabar yang menyebutkan salah satu nama calon ketua umum menjanjikan dana sebesar Rp 1 Miliar kepada seluruh Asprov PSSI di Indonesia jika berhasil terpilih sebagai Ketum PSSI periode yang baru. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved