Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Banyak SMP Swasta Tumbang, Kini Gianyar Miliki 27 SMP Negeri

Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali terus melakukan penambahan SMP Negeri di setiap kecamatan.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Potret siswa SMP saat menggunakan angkutan siswa Gianyar Aman, yang gratis untuk semua siswa di Kabupaten Gianyar 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali terus melakukan penambahan SMP Negeri di setiap kecamatan. Hal tersebut untuk mengakomodir siswa lulusan sekolah dasar agar SMPN yang ada tidak overload. Sebab, sejak adanya kebijakan sistem zonasi, pemerintah memiliki kewajiban menerima para siswa untuk bersekolah di SMPN.

Tak seperti saat penerimaan siswa SMPN yang murni menggunakan Nem. Saat itu, orangtua siswa yang anaknya memiliki nilai kecil atau tak memenuhi syarat diterima di SMPN, mereka legowo masuk ke sekolah swasta. Namun saat ini, hampir semua orangtua ngotot agar anaknya diterima di negeri.

Karena itu, setiap penerimaan siswa tahun ajaran baru, SMPN yang ada di Kabupaten Gianyar selalu overload. Salah satu contohnya adalah SMPN 1 Blahbatuh yang sampai kelas H dengan rata-rata satu kelas 30 orang. Kondisi ini pun menyebabkan banyak sekolah swasta yang gulung tikar akibat tak mendapatkan murid. Salah satu di antaranya adalah SMP PGRI 3 Ubud di Desa Peliatan.

Berdasarkan catatan Tribun Bali, SMP PGRI 3 Ubud ini dulunya merupakan sekolah yang selalu kebanjiran siswa. Bahkan pernah mendapatkan siswa sampai kelas H. Saat ini, sekolah tersebut telah diambil alih oleh Pemkab Gianyar dengan merubah statusnya menjadi SMPN 4 Ubud di awal tahun 2023 ini.

Selain itu, juga ada SMP Silacandra di Batubulan. Saat ini juga telah dijadikan SMPN 5 Sukawati. Ada pula SMP Blahbatuh, sebuah sekolah swasta yang berdampingan dengan SMPN 1 Blahbatuh. Dimana saat ini sekolah tersebut kosong siswa. Namun demikian, sekolah tersebut masih bertahan alias belum diambil alih oleh pemerintah. 

Juga terdapat SMP Widya Swara di Sukawati. Saat ini angkatan barunya hanya mendapatkan empat kelas. Biasanya lebih dari empat kelas. 

Diketahui, besarnya minat masyarakat Gianyar hingga menumbangkan banyak sekolah swasta ini, dikarenakan SMPN dinilai memiliki sistem pendidikan yang lebih baik dari swasta. Di samping itu, saat ini biaya yang dikeluarkan orangtua siswa yang anaknya mengenyam pendidikan di SMPN lebih sedikit dibandingkan swasta. 

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Made Suradnya membenarkan hal tersebut. Kata dia, agar siswa di Kabupaten Gianyar bisa ditampung di SMPN, Pemkab Gianyar terus melakukan penambahan sekolah. Penambahan ini dilakukan melalui membangun sekolah baru, dan mendekati sekolah swasta yang tak mendapatkan siswa untuk memanfaatkan gedung sekolah itu sebagai sekolah negeri.

"Total SMP Negeri yang kita punya saat ini 27 SMP. Di Kecamatan Gianyar 4, Blahbatuh 3. Sukawati 5, Ubud 4, Tampaksiring 4, Tegalalang 4, Payangan 3," ujar Suradnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved