Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Polda Bali Mutasi Dua Kasat di Polres Gianyar, Narkoba dan Satlantas

Tongkat komando Kasat Resnarkoba diserahterimakan dari AKP Anak Agung Made Suantara kepada IPTU I Nyoman Agus Putra Ardiana.

Tayang:
Istimewa
Pergantian: Sertijab dua kasat berlangsung di Aula Bhara Dhaksa Polres Gianyar, Selasa 12 Mei 2026. Polda Bali Mutasi Dua Kasat di Polres Gianyar, Narkoba dan Satlantas 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Rotasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Polres Gianyar

Dua posisi strategis, yakni Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas, resmi berganti dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Aula Bhara Dhaksa Polres Gianyar, Bali, Selasa 12 Mei 2026.

Pergantian pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Bali Nomor: KEP/182/IV/2026 tertanggal 30 April 2026. 

Jabatan Kasat Lantas kini diemban AKP Rike Astuti menggantikan AKP Made Erdiana Putra. 

Baca juga: Penjelasan Polda Bali dan Nyoman Punglik Terkait Gelar Perkara Ulang Kasus Grand Bumi Mas

Sementara tongkat komando Kasat Resnarkoba diserahterimakan dari AKP Anak Agung Made Suantara kepada IPTU I Nyoman Agus Putra Ardiana.

Prosesi sertijab diawali dengan pembacaan keputusan Kapolda Bali, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara dan pakta integritas, hingga doa bersama dan sesi foto.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian penting dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga ritme kerja, meningkatkan profesionalisme, sekaligus mendorong penyegaran di tubuh institusi.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga memberikan penghargaan pada pejabat lama atas dedikasi dan loyalitas selama bertugas di Polres Gianyar

Menurutnya, kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Gianyar.

Tak hanya itu, pejabat baru diminta segera beradaptasi dan memahami karakteristik wilayah hukum Gianyar yang memiliki tantangan tersendiri, terutama di sektor lalu lintas dan pemberantasan narkoba. 

Seperti diketahui, dari sektor lalu lintas, kawasan Ubud yang menjadi setra pariwisata selalu mengalami kemacetan parah hampir setiap hari, karena besarnya aktivitas pariwisata. 

Diharapkan Kasatlantas yang baru, dapat memberikan solusi dalam mengatasi persoalan-persoalan tersebut.

Begitu juga dengan narkotika, selain sebagai pusat pariwisata Internasional, Kabupaten-kabupaten Gianyar juga memiliki sejumlah zona mereka peredaran narkotika, seperti di jalur Bypass Prof Ida Bagus Mantra. 

Kasat Narkoba yang baru diharapkan dapat memerangi peredaran narkotika di Gianyar.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved