Liga 1 Indonesia
Dewa United Kalah Tipis Atas Bali United, Jan Olde: Kami Kalah Terhormat!
Dan kekalahan dengan skor tips 1-2, atas Serdadu Tridatu, disebutnya kekalahan terhormat karena para pemain sudah berjuang penuh memberi perlawanan.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, TANGERANG – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyebut Bali United menjadi salah satu tantangan besar di Liga 1 Indonesia.
Dan kekalahan dengan skor tips 1-2, atas Serdadu Tridatu, disebutnya kekalahan terhormat karena para pemain sudah berjuang penuh memberi perlawanan di lapangan.
Dalam laga kontra Bali United di Stadion Indomilk Arena Tangerang, pada Rabu 22 Februari 2023 Dewa United sejatinya berani tampil keluar menyerang.
Namun sejumlah peluang berakhir mentah, karena pertahanan tangguh Wellington Carvalho dan kolega.
Baca juga: Bali United Berhasil Kembali Tembus 4 Besar Klasemen Liga 1 Indonesia, Setelah Gasak Dewa United
Baca juga: Persib Bandung vs Arema FC: Hadapi Lawan Setara PSM dan Persija, Gede: Antisipasi Serangan Balik
Gol tunggal Dewa United tercipta dari titik penalty Risto Mitrevski, pada menit ke-61 setelah tertinggal 2 gol melalui gol dari Privat Mbarga pada menit 20 dan M Rahmat pada menit ke 45.
Coach Jan Olde menilai bahwa Ilija Spasojevic dan kawan-kawan bermain dengan efektif sepanjang laga meski Dewa United juga memberikan perlawanan sengit.
“Hari ini tantangan pertama, saya rasa kami main lebih baik di babak pertama, kami ciptakan beberapa peluang di 16 menit awal.
Lalu kami lakukan transisi, kami bertahan lebih namun terjadi kesalahan, kurang hati-hati, kami tidak memiliki kedalaman.
Sehingga kami kemasukan 2-0 pada babak pertama,” kata Jan Olde usai pertandingan.
“Babak kedua kami memiliki Rossi dengan aksi menyerang kedepan, tapi tentu kami tahu juga lawan kuat, tapi yang pasti tim sudah bermain dengan hati, setidaknya ciptakan passion untuk tim, kami kalah tapi kalah terhormat,” sambungnya.
Jan Olde menilai sudah ada perkembangan positif saat dirinya datang menangani Dewa United saat di posisi dua terbawah hingga kini sudah naik ke peringkat 13 meramaikan persaingan papan tengah dengan 29 poin.
“Kami datang dari 2 terbawah, sekarang kami belum bisa berharap menang melawnan tim besar tetapi setidaknyanya kami memberi perlawanan berjuang dalam pertandingan sepa bola,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Dewa United, Rangga Muslim mengatakan, bahwa tim mengalami kesulitan karena Bali United bermain disiplin dan timnya kehilangan momentum itu pada babak pertama.
"Kami kehilangan momentum di babak pertama. Kami juga kebobolan dua gol. Bali United bermain disiplin dan kami mengalami kesulitan," kata Rangga Muslim.
Babak kedua, keluar dari ruang ganti pemain, Dewa United sejatinya mampu tampil lebih baik namun Bali United bermain efektif sehingga Tangsel Warriors sulit memanfaatkan peluang yang tercipta .
"Kami sudah berjuang sampai menit akhir," pungkas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/muhammad-rahmat-berpelukan-dengan-tito-wiratama.jpg)